Bulog Targetkan Penyaluran 73 Ton Beras di Natuna Tuntas Akhir Juli 2025

Akurat Banten - Distribusi bantuan pangan di wilayah perbatasan bukan sekadar soal logistik, tapi juga komitmen kuat untuk menjangkau masyarakat yang tersebar hingga ke sudut-sudut negeri.
Di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pemandangan unik tampak dalam beberapa hari terakhir.
Kapal pompong kecil dan truk lori bergerak bersamaan, membawa misi besar yaitu menyalurkan bantuan beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada ribuan warga yang tinggal di pulau utama dan pulau-pulau kecil penyangga.
Delly Bayu Putra, Pemimpin Perum Bulog Kabupaten Natuna, menyebut bahwa penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan kondisi geografis yang menantang.
“Untuk pendistribusian di wilayah Pulau Bunguran Besar, sudah selesai. Bahkan PBP di beberapa desa dan kelurahan sudah menerima bantuan. Penyaluran terakhir dilaksanakan pada Jumat, 25 Juli 2025 di Desa Sungai Ulu,” ucapnya.
Meski teknologi dan infrastruktur belum sepenuhnya merata, itu tak menyurutkan semangat tim penyalur.
Mereka bahkan menggunakan kapal kecil jenis pompong untuk menjangkau Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat, dan Pulau Seluan.
Di sana, masyarakat menyambut beras bantuan yang disalurkan dua bulan sekaligus, masing-masing 20 kilogram per penerima.
Baca Juga: Tak Sesuai Perwal, Warga Pertanyakan Tarif Air Tirta Benteng dan Kawasan Ayodhya
Tidak hanya mengantarkan beras, tetapi juga harapan.
Bantuan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan masyarakat di wilayah perbatasan.
Tujuannya tidak lain untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan lonjakan harga beras yang kerap menghantui daerah-daerah terpencil.
Total ada 3.665 penerima bantuan yang tersebar di 77 desa dan kelurahan. Pulau Tiga memiliki 348 penerima, Pulau Tiga Barat sebanyak 176, dan Pulau Seluan 32 orang.
Bulog Natuna diberi target menyalurkan sebanyak 73,3 ton beras. Hingga Kamis, 24 Juli 2025, sebanyak 11.180 kilogram telah tersalurkan, atau sekitar 15 persen dari total bantuan.
Sisanya akan didistribusikan secara bertahap hingga akhir Juli 2025.
Baca Juga: KPK Usut Dugaan Korupsi Bantuan Kuota Internet dan Chromebook di Kemendikbudristek
Menariknya, Bulog memberi kemudahan bagi warga yang berhalangan hadir saat distribusi.
Mereka bisa mengirim wakil seperti keluarga atau tetangga, dengan syarat membawa KTP dan KK.
Bahkan jika tidak ada yang mewakili, beras bisa diantar langsung ke rumah.
“Seluruh penyaluran bantuan pangan ditargetkan tuntas pada akhir Juli 2025,” tambah Delly.
Kisah distribusi ini bukan hanya soal angka dan logistik, tapi juga tentang bagaimana negara hadir dalam bentuk paling konkret: menyediakan kebutuhan pokok bagi warganya.
Tak peduli seberapa jauh jaraknya atau sulitnya medan yang ditempuh, semangat untuk menyalurkan bantuan tetap menyala.
Distribusi beras di Natuna menjadi potret kecil dari semangat besar Indonesia dalam menjaga keadilan sosial dan ketahanan pangan, khususnya bagi mereka yang berada di wilayah perbatasan dan kepulauan.
Ketika truk dan kapal kecil menyusuri rute tak biasa demi satu karung beras, di sanalah terlihat makna sesungguhnya dari pelayanan kepada rakyat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 5Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Makin Terbuka! Hakim MK Pertanyakan Verifikasi Dokumen Pendidikan Gibran oleh KPU
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik







