Banten

Lelang Serentak Harat Banar 2025, Gebrakan Kemenkeu Buka Akses Pasar dan Dorong Ekonomi Lokal di Kalselteng

Moehamad Dheny Permana | 12 Juni 2025, 15:32 WIB
Lelang Serentak Harat Banar 2025, Gebrakan Kemenkeu Buka Akses Pasar dan Dorong Ekonomi Lokal di Kalselteng

Akurat Banten - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) menggelar Lelang Serentak Harat Banar 2025 pada 15–18 Juni 2025 mendatang.

Acara ini menghadirkan lebih dari 200 kelompok/unit barang dari berbagai kategori, dengan total nilai lelang lebih dari Rp14 miliar.

Kepala Bidang Lelang DJKN Kalselteng, Wahjudi Prajogo, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelelangan barang, melainkan langkah strategis untuk mendukung UMKM, mengoptimalkan penerimaan negara, dan meningkatkan efisiensi pengelolaan aset.

Baca Juga: Huawei Pura 80 Series Resmi Meluncur: Desain Elegan, Kamera Canggih, dan Performa Satelit Andal

“Lelang ini merupakan wujud nyata kolaborasi Kemenkeu Satu di Kalselteng, demi membuka akses pasar lebih luas dan mendukung ekonomi masyarakat,” jelas Wahjudi di Banjarbaru.

Barang yang akan dilelang meliputi:

  • 25 unit barang sitaan pajak senilai Rp5,32 miliar
  • 17 unit Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp233 juta
  • 24 unit produk UMKM senilai Rp7,89 juta
  • 80 unit kendaraan roda empat senilai Rp8 miliar
  • 30 unit kendaraan roda dua senilai Rp500 juta

Lelang serentak ini akan diawali dengan sejumlah kegiatan menarik, seperti gowes dan open house lelang pada 15 Juni 2025, business matching dan edukasi UMKM pada 16 Juni 2025, hingga puncaknya pada 18 Juni berupa lelang daring melalui situs resmi www.lelang.go.id yang juga akan disiarkan secara langsung.

Baca Juga: Prabowo Naikan Gaji Hakim Hingga 280 Persen! Langkah Strategis Atasi Korupsi?

“Dengan proses yang sepenuhnya daring dan diawasi secara ketat, masyarakat bisa mengikuti transaksi legal secara mudah dan aman,” tambah Wahjudi.

Selain mengoptimalkan penerimaan negara, Wahjudi juga menekankan bahwa acara ini menjadi ruang pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya melalui partisipasi produk UMKM yang telah dikurasi.

“Lelang sukarela ini berlangsung secara terbuka, kredibel, dan transparan, memberi kesempatan luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga: KPK Usut Dugaan Pemerasan TKA, Cak Imin hingga Ida Fauziyah Berpotensi Diperiksa

Informasi katalog barang dan detail kegiatan bisa diakses melalui tautan s.id/LelangSerentakHaratBanar.

Dengan kegiatan ini, Kemenkeu tidak hanya menghadirkan transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi antar lembaga dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.