Polresta Sleman Temukan Banyak Plat Nomor di Mobil Pelaku yang Menabrak Mahasiswa FH UGM

AKURAT BANTEN - Kapolresta Sleman, Kombes Edy Setianto Erning Wibowo, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi pelaku yang diduga mengganti pelat nomor pada mobil BMW yang dikemudikan Christiano. Mobil tersebut terlibat dalam kecelakaan tragis yang menewaskan mahasiswa UGM, Argo Ericko Achfandi.
Saat penggeledahan di dalam mobil sedan warna putih tersebut, petugas menemukan sejumlah pelat nomor yang diduga digunakan untuk mengganti pelat asli kendaraan.
"Kami masih melakukan pemeriksaan terkait pelat-pelat nomor ini, termasuk keaslian dan pemakaiannya selama ini. Kami juga mencari tahu berapa jumlah pasang pelat yang ditemukan," jelas Edy, Kamis (29/5/2025).
Baca Juga: China Kecam Rencana AS Cabut Visa Mahasiswa, Sebut Langkah Itu Diskriminatif dan Bermotif Politik
Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa penyidik tengah mendalami peran dan motif pelaku pengganti pelat nomor ini. Pemeriksaan intensif dilakukan guna mengungkap apakah ada unsur kesengajaan dalam upaya menyembunyikan identitas mobil tersebut.
Kasus kecelakaan yang menimpa Argo Ericko Achfandi menjadi sorotan publik dan viral di media sosial karena adanya kejanggalan terkait pelat nomor mobil BMW.
Pada awalnya, mobil tersebut menggunakan pelat nomor F 12XX tanpa huruf seri di belakang. Namun, ketika kendaraan dievakuasi, pelat nomor yang terpasang berubah menjadi B-1442-NAC.
Baca Juga: Bejat! Ayah Tiri Cabuli Anak Disabilitas di Serang: Ancaman Pembunuhan Iringi Aksi Biadab
Penelusuran netizen mengungkap bahwa pelat nomor F 12XX sebenarnya terdaftar untuk mobil Volkswagen Golf, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai pemilik pelat dan tujuan penggantian tersebut. Hal ini memicu spekulasi bahwa pelaku berusaha menyamarkan identitas mobil yang terlibat dalam kecelakaan.
Baca Juga: Begini Tanggapan Gerald Vanenburg Usai Timnas Indonesia U-23 Segrup dengan Korsel
Christiano, pengemudi mobil BMW, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Polisi terus mengembangkan penyelidikan dan mengumpulkan bukti agar proses hukum berjalan transparan dan adil.
Polresta Sleman juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Kepolisian berjanji akan memberikan update resmi secara berkala demi menjaga kepercayaan publik dan menegakkan hukum secara objektif.
Baca Juga: Begini Tanggapan Gerald Vanenburg Usai Timnas Indonesia U-23 Segrup dengan Korsel
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kepatuhan hukum dan tanggung jawab pengemudi di jalan raya demi keselamatan bersama. Polisi menegaskan bahwa siapa pun yang terlibat dalam pelanggaran dan kejahatan akan diproses sesuai aturan yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan






