Banten

Kemenkes Bekukan PPDS Anestesi Unpad di RSHS Bandung, Buntut Kasus Pemerkosaan pada Keluarga Pasien

Syahganda Nainggolan | 13 April 2025, 14:52 WIB
Kemenkes Bekukan PPDS Anestesi Unpad di RSHS Bandung, Buntut Kasus Pemerkosaan pada Keluarga Pasien

AKURAT BANTEN - Dunia kedokteran geger dengan terungkapnya tindakan pemerkosaan dari dokter residen kepada keluarga pasien.

Dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Program Studi Anestesi dari Universitas Padjajaran (Unpad) Priguna Anugerah Pratama terbukti melakukan pemerkosaan pada 3 korban.

Baca Juga: Mantan Artis Drama Kolosal Ditangkap Polisi Diduga Edarkan Uang Palsu, Begini Kronologinya

Salah satunya terjadi pada 18 Maret 2025, di mana Priguna berpura-pura melakukan cek darah pada korban yang merupakan anak pasien di RSHS Bandung.

Namun, korban justru disuntik dengan obat bius hingga membuatnya tak sadarkan diri.

Karena kasus tersebut, Kementerian Kesehatan menghentikan sementara PPDS Prodi Anestesi Unpad di RSHS Bandung.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa yang dihentikan hanya Prodi Anestesi di RSHS Bandung, sedangkan di rumah sakit lainnya masih berjalan.

“Yang diberhentikan sementara hanya yang anestesi dan ini diberhentikan di (RS) Hasan Sadikin, bukan prodinya berhenti,” kata Budi kepada media di Kemayoran pada Sabtu, 12 April 2025.

Baca Juga: Sopir Truk Tangki Pertamina Oplos Pertalite dengan 4.000 Liter Air Ditetapkan Jadi Tersangka, Simak Modusnya!

“Tetap ada di rumah sakit-rumah sakit lain, tetap bisa jalan di rumah sakit lain, cuma puteran ke Hasan Sadikin mau kita review dulu ini kekurangannya di mana selama sebulan,” jelasnya.

“Jadi prodinya nggak hilang, muridnya nggak hilang,” tambahnya.
***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.