Banten

Perjalanan Spiritual Ruben Onsu: Dari Pergulatan Batin Hingga Mantap Memeluk Islam

Saeful Anwar | 5 April 2025, 19:27 WIB
Perjalanan Spiritual Ruben Onsu: Dari Pergulatan Batin Hingga Mantap Memeluk Islam

AKURAT BANTEN-Setelah bertahun-tahun menghadapi berbagai ujian hidup yang berat, presenter kondang Ruben Onsu akhirnya membuat keputusan besar: memeluk agama Islam.

Keputusan ini diumumkan Ruben melalui video yang diunggah di kanal YouTube MOP Channel pada Senin (31/3), tepat di hari pertama Lebaran 2025.

Pergulatan batin yang panjang bagi Ruben, mengungkapkan bahwa keputusannya ini bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba.

Baca Juga: Dewi Yull dan Menteri Agama Hadir Menyalatkan Jenazah Ray Sahetapy di Masjid Istiqlal Jakarta

Melainkan hasil dari perjalanan spiritual yang panjang dan penuh dengan pergolakan batin.

"Saya melewati beberapa tahun yang saya bilang itu hal yang sangat tidak mudah," ujarnya.

Salah satu titik balik dalam perjalanan spiritualnya adalah serangkaian cobaan hidup yang datang bertubi-tubi.

Mulai dari gempa saat siaran langsung pada 2018, kebakaran gerai ayamnya pada 2019, hingga sakit parah yang mengharuskannya keluar masuk rumah sakit.

Baca Juga: Dampak UPDATE CORE yang Dilakukan Google dan Cara Situs Web Menyikapinya

Semua itu membuatnya merenungkan makna hidup dan keyakinannya.

Peran Habib Usman Bin Yahya

Di tengah masa-masa sulit tersebut, Ruben mengaku mendapat dukungan dari sahabat-sahabatnya, terutama Habib Usman Bin Yahya.

"Ada satu orang yang membantu saya, gak berhenti. Salah satunya ya Habib (Usman) yang membantu saya, benar-benar membuat saya punya rasa penasaran tentang Islam," tuturnya.

Baca Juga: Donald Trump: Mitra Dagangnya China, Eropa dan Indonesia, berlaku Tidak Adil Terhadap AS

Ruben juga bersaksi bahwa Habib Usman tidak pernah mendesaknya untuk masuk Islam.

"Demi Allah saya bersaksi, tidak pernah keluar dari kata Habib 'kapan masuk Islam', tidak pernah keluar," katanya.

Hal ini justru membuatnya semakin yakin bahwa Islam adalah jalan yang benar-benar datang dari hatinya.

Baca Juga: Kapolda Banten Lakukan One Way Arah Anyer-Jakarta untuk Mengurai Kepadatan Arus Balik Wisatawan


Menghadapi Konflik dan Kesendirian

Selain pergulatan batin, Ruben juga menghadapi berbagai konflik dalam hidupnya, termasuk masalah keluarga yang membuatnya merasa kesepian dan paranoid.

"Sudah sampai di fase di mana saya gak berani lagi angkat telepon, gak berani lagi balas WhatsApp," ungkapnya.

Namun, Ruben memilih untuk memaafkan mereka yang telah menyakitinya dan mencari orang-orang yang bisa menjadi tempat curhat.

Baca Juga: Polda Jateng Tambah Personil Urai 40 persen Kendaraan Arah Balik Jakarta, Upayakan Strategi Contra flow

Ia juga menegaskan bahwa keputusannya masuk Islam bukan karena paksaan atau masalah rumah tangga.

"Gue berjalan dari hati yang paling dalam, tanpa paksaan apa pun. Ini sudah keputusan, ini mungkin Allah panggil gue," tambahnya.

Baca Juga: Kebangkitan Dramatis Red Sparks: Mimpi Juara Liga Voli Korea Tetap Menyala!

Permohonan Maaf dan Doa

Ruben meminta maaf karena baru bisa mengumumkan kabar ini, karena ia ingin fokus beribadah terlebih dahulu.

Ia juga meminta maaf kepada siapa pun yang mungkin tersinggung oleh perkataan dan tindakannya di masa lalu.

"Mohon doanya supaya saya bisa konsisten setelah resmi menjadi seorang muslim," ucapnya.

Baca Juga: Tragedi di Ciputat, Tangsel: Sopir Angkot Berjuang Hingga Akhir, Ditemukan Meninggal di Dalam Mobilnya

Latar Belakang dan Kehidupan Pribadi

Sebelum menjadi mualaf, Ruben dikenal sebagai figur publik yang terbuka tentang kehidupannya. Ia pernah menikah dengan Sarwendah dan memiliki dua anak.

Namun, pernikahan mereka berakhir dengan perceraian pada September 2024.

Baca Juga: Tragedi Longsor Maut di Cangar, Jalur Batu Mojokerto: Evakuasi Dramatis, Ini Daftar Lengkap Korban Meninggal

Perjalanan Panjang Menuju Islam

Ruben menegaskan bahwa perjalanan spiritualnya menuju Islam bukanlah perjalanan yang singkat.

Ia telah mengalami pergulatan emosi, fisik, dan psikis yang panjang.

"Saya melewati beberapa tahun yang saya bilang itu, hal yang sangat tidak mudah. Tapi ketika itu, yang saya harus lihat itu adalah siapa yang harus saya lihat sebagai panutan," kata Ruben.

Baca Juga: Biaya Tarif KRL Solo-Jogja Lebaran Naik? Coba Bayar Pakai KMT Langsung Tap

Ujian hidup yang dialaminya, seperti gempa, kebakaran, dan sakit parah, membuatnya semakin merenungkan makna hidup dan keyakinan.

"Ada satu orang yang membantu saya, enggak berhenti ... Salah satunya ya habib [Usman] yang membantu saya, benar-benar membuat saya punya rasa penasaran tentang Islam," kata Ruben.

Baca Juga: Azizah Salsha Lebaran Sendirian, Mertua Pratama Arhan: Enggak Ada Libur Lebaran

Pesan dan Harapan

Ruben berharap keputusannya ini dapat diterima dengan baik oleh semua pihak.

Ia juga memohon doa agar dapat istikamah dalam menjalani kehidupan barunya sebagai seorang muslim.

Keputusannya ini menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang pentingnya perjalanan spiritual dan menemukan kedamaian dalam keyakinan (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman