Banten

Unilam Gelar internasional Seminar Understanding Montessori

Berlian Rahmah Dewanto | 16 November 2024, 20:59 WIB
Unilam Gelar internasional Seminar Understanding Montessori

 

AKURAT BANTEN, LEBAK- Universitas La-Tansa Mashiro (Unilam), Rangkasbitung Kabupaten Lebak menggelar Internasional seminar "Understanding Montessori" di Hall Latansa Mashiro Rangkaabitung, Banten pada, Sabtu (16/11/2024).

Seminar yang menghadirkan narasumber Mrs Rosalyn Tamara dan Mrs Nusaibah Macadam (Malaysia) Perwakilan Kemenag Lebak Slamet, dan Rektor Unilam Dr H Soleh MM. Hadir Warek 1. Dr Hj Zakiyya Tunnufus SE, MM, Warek 2. Dr H Dini Arifian SE, MM dan para Dosen dilingkungan Unilam.

“Montessori ini merupakan sebuah sistem pembelajaran yang menekankan pada active learning. Sistem pembelajaran dimana kita membiarkan anak-anak belajar sendiri, melakukan apa yang mereka inginkan, dan memilih apa yang mereka suka.” kata Siti Nurul Aprida Ketua pelaksana kegiatan seminar.

Baca Juga: Pilkada Kota Tangerang Tak Ada Dua Putaran, KPU Gencar Sosialisasi Semua Kalangan

Siti Nurul Aprida menjelaskan, montessori merupakan program kegiatan seni dan pendidikan anak Islam usia dini di latansa Mashiro.

”Allhamdulilah pesertanya berjumlah 1042 orang, terdiri dari empat negara, yaitu, Indonesia, Malayasia, Taiwan, Mesir, dilaksanakan melalui offline Indonesia dan Malaysia dan online Taiwan dan Mesir,” ungkapnya.

Untuk peserta dari Indonesia, sambung Siti Nurul Aprida, mayoritas berasal dari Kabupaten Lebak. Ada Himpaudi, IGRA, IGTKI dan Mahasiswa Unilam.

Baca Juga: Cak Imin: Rp900 Triliun Uang Rakyat Terkuras ke Luar Negeri Akibat Judi Online, Kita Hentikan Bersama!

”Ada dari Serang, Tangerang, Jakarta, bahkan ada yang dari Kalimantan juga, ” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Latansa mashiro Dr H.Soleh Rosyad MM mengatakan, untuk mengadakan seminar internasional ini, pihaknya mengundang dari Unimar dan Malaysia.

”Seminar ini menjelaskan tentang kajian atau palsafah atau pilosofi metode mentossori. Bagaimana kaitan dengan proses pendidikan anak lebih baik dan lebih maksimal,” kata Soleh.

Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Usulkan Penghapusan Pajak Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Sistem montessori ini, sambung Soleh menempatkan anak-anak fokus belajar, dimana guru selain mengajar, juga melakukan pendampingan.

”Disini anak anak diberikan kebebasan berekpresi, mandiri, kreatif dan aktif sehingga dibentuk lingkungan yang kondusif. Khusus pertumbuhan anak yang dianggap sebagai sesuatu yang unik, dan harus kita persiapkan untuk mampu mengisi generasi yang lebih baik.” terang Rektor Unilam.

Ungkap KH. Soleh Rosyad berpendapat konsep Montessori ini sebenarnya, bukan hal yang baru tetapi, sudah di disign atau di riview oleh Dr Maria mentosori dari Italia.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Menggelar Mitigasi, 44 Nakes Dibekali Pencegahan Hidrometeorologi

”Tapi sebetulnya kalau di rujuk pada agama, ini sebetulnya bagian interprestasi dari pada nilai – nilai pendidikan dalam prinsif – prinsif ajaran agama Islam.” katanya.

Karena itu, ujar H Soleh orang muslim mungkin tidak asing dengan pola tersebut.

”Tentu ini hanya sebuah ekploarasi yang lebih maju untuk membangun kesadaran kepada kita, tentang pentingnya memperhatikan pendidikan anak, dan saya mengapresiasi kegiatan ini “ pungkasnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.