Armada 2 Ribu Rupiah, BISKITA Segera Beroperasi dan Terintegrasi Dengan BIS TAYO di Kota Tangerang

AKURAT BANTEN- Armada bus modern untuk memperkuat layanan transportasi massal, BISKITA akan segera hadir melayani keinginan masyarakat Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang semakin serius menghadirkan bis tersebut, setelah sukses di Bogor, Bekasi dan Depok.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang semakin serius menangani masalah transportasi untuk warganya. Di mana dalam waktu dekat, bus modern BISKITA akan segera hadir setelah sukses di Bogor, Bekasi dan Depok.
Hal itu menyusul telah dilakukannya penandatanganan kesepakatan antara Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang.
Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely menjelaskan, kehadiran BISKITA di Kota Tangerang merupakan bagian dari upaya peningkatan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat.
Menariknya, layanan ini akan terintegrasi dengan Bus Tayo atau Trans Tangerang, yang sebelumnya sudah menjadi andalan warga kota.
“BISKITA tengah dirancang dengan cermat di Kota Tangerang. Integrasi dengan Bus Tayo akan memastikan layanan bisa menjangkau wilayah-wilayah yang belum terlayani transportasi massal serta memperkuat rute-rute yang sudah ada,” ujar Suhaely.
Sekarang, Kota Tangerang sudah memiliki Bus Rapid Transit (BRT) atau Bus Tayo dengan empat koridor yang dikelola mandiri melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, Dishub Kota Tangerang berencana untuk lebih jauh lagi mengoptimalkan layanan tersebut.
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Tidur Di Siang Hari, Bisa Akibatkan Gemuk
“Kami akan terus mengupayakan integrasi layanan transportasi massal di Kota Tangerang, baik secara fisik maupun dari sisi sistem pembayaran di seluruh Jabodetabek. Harapan kami, dengan hadirnya BISKITA, transportasi massal di Tangerang semakin kuat,” tambahnya.
Sebagai gambaran, empat koridor Bus Tayo saat ini melayani rute-rute strategis seperti Poris Plawad-Gor Jatiuwung-Jatake, Poris Plawad-Cibodas, Ciledug-Tangcity, dan Cadas-Pintu Masuk M1 Bandara Soetta.
Setiap koridor dilengkapi dengan 10 armada yang beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 19.00 WIB. Dengan kapasitas 25-30 penumpang, bus itu menawarkan fasilitas modern seperti AC, musik, CCTV, pintu otomatis, dan tarif sangat terjangkau, hanya dua ribu rupiah.[**]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan



