Banten

Rachel Vennya Protes Kucing Peliharaan Ditelantarkan, Okin Langsung Klarifikasi

Saiful Anwar | 27 Maret 2024, 13:47 WIB
Rachel Vennya Protes Kucing Peliharaan Ditelantarkan, Okin Langsung Klarifikasi

AKURAT BANTEN - Rachel Vennya terkejut melihat kucing di rumahnya sudah dalam kondisi sakit dan badan yang di urus. Kucing tersebut diketahui dirawat oleh Niko Al Hakim alias Okin.

Khawatir dengan keselamatan kucing-kucing itu, Rachel Vennya langsung membawanya ke dokter hewan untuk diobati dan melakukan pengecekan kesehatan.

Okin tidak terima telah dituduh menelantarkan hewan peliharaannya. Menurutnya kucing tersebut memang sudah dalam kondisi sakit tetapi selalu diawasi oleh pengawas hewan.

"Nala memang lagi sakit, kena virus. Setiap harinya dijaga oleh animal keeper dan diberi asupan taurine dari burung dara (nutriale food) sesuai dengan kebutuhannya," tulis Okin di Instagram story, Selasa 26 Maret 2024.

Okin memposting bukti percakapan dengan pengasuh hewan yang telah ia tunjuk untuk menjaga kucing peliharaannya di rumah. Dalam percakapan tersebut, terlihat pengasuh hewan tersebut membagikan video yang menunjukkan kondisi terbaru dari kucing milik Okin yang sedang tertidur di dalam kandang.

Kondisi kesehatan kucing milik Okin telah menurun sejak Jumat lalu, sehingga kucing tersebut sedang dipantau secara langsung oleh seorang dokter hewan untuk observasi lebih lanjut dan pemberian tindakan yang diperlukan.

"Hanya sejak Jumat dalam pantauan dokter karena sakit dan dirawat dulu di mah beberapa hari untuk observasi dan untuk tindakan lebih lanjut. Doain ya cepat sembuh," ujarnya.

Kabar dugaan Okin telah menelantarkan hewan peliharaannya pertama kali dibagikan oleh Rachel Vennya di Instagram story khusus bagi pengikutnya yang berlangganan. Namun, unggahan itu bocor di media sosial X hingga menuai beragam komentar dari netizen.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.