Banten

Perang Sarung Telan Korban Jiwa, Hasil Autopsi Jenazah Korban Mengejutkan

Mitha Theana | 20 Maret 2024, 21:53 WIB
Perang Sarung Telan Korban Jiwa, Hasil Autopsi Jenazah Korban Mengejutkan

AKURAT BANTEN - Perang sarung menelan korban jiwa. Seorang remaja bernama Levino Rafa Fadila (14) tewas dalam perang sarung. 

Dalam video yang beredar, tampak sekelompok remaja saling serang dengan menggunakan sarung.

Diduga sarung yang digunakan telah modifikasi, sehingga akan melukai orang yang terkena serangan. 

Baca Juga: Pemkab Lebak Buka Lowongan Ratusan CASN dan PPPK

Dalam unggahan akun X Ibrahim @BecengAparat, dikatakan perang sarung yang menelan korban jiwa itu terjadi di Desa Kecapi, Kalianda, Lampung Selatan. 

"Perang sarung memakan korban jiwa ges, mana korbannya masih di berumur 14 tahun. Kejadian di Desa Kecapi, Kalianda, Lampung Selatan," katanya, dikutip Akurat Banten, Rabu (20/3/2024). 

Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin membenarkan adanya korban tewas dalam perang sarung itu.

Dikatakan, korban bernama Levino Rafa Fadila (14), mengalami luka di kepala.

"Korban meninggal usai terjadi perang sarung d Desa Kecapi dengan Desa Pematang, pada Senin (18/3/2024)," terangnya. 

Baca Juga: PPK dan PPS Tak Netral, Ketua KPU Lebak Siap Tindak Tegas

Dari hasil autopsi diketahui, penyebab kematian pelajar SMP itu akibat trauma akibat hantaman benda tumpul di kepala.

"Korban mati lemas karena trauma di kepala akibat hantaman benda tumpul. Kemudian ada juga luka memar di punggung dan kaki," jelasnya. 

Dijelaskan, kedua kelompok remaja itu telah janjian untuk perang sarung. Mereka berasal dari dua dewa yang masih bertetangga. 

Perang sarung ini sempat dibubarkan warga. Namun, mereka kembali melanjutkan perang hingga korban jatuh di lokasi kejadian.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.