Banten

Ide Cerdas : Nyamuk Habis! Pakai Perangkap Buatan Sendiri Dengan Modal Botol Bekas, Tidur Serasa Di Dunia Maya

Saeful Anwar | 17 Desember 2023, 06:15 WIB
Ide Cerdas : Nyamuk Habis! Pakai Perangkap Buatan Sendiri Dengan Modal Botol Bekas, Tidur Serasa Di Dunia Maya

AKURAT BANTEN - Gigitan nyamuk pembawa virus atau parasit tertentu dapat menyebabkan penyakit parah. Mulai dari malaria, demam berdarah, demam chikungunya, sampai kaki gajah. Terkhusus penyakit kaki gajah, sebenarnya disebabkan oleh cacing, tetapi ditularkan melalui gigitan berbagai jenis nyamuk.

Untuk menghindari gigitan nyamuk, ada solusi membuat perangkap nyamuk dengan sederhana tapi hasilnya menakjubkan seperti dikutip dari laman Diklaim aman! Coba buat perangkap nyamuk alami dari bahan yang sederhana namun efektif. Bisa pakai ragi basmi nyamuk hingga ratusan.

Cara membasmi nyamuk secara alami yang paling dikenal salah satunya adalah dengan ragi. Mayoritas orang sudah mencobanya dan terbukti berhasil dalam menangani masalah hama pengisap darah.

Namun, apakah ada perangkap alami lain tanpa menggunakan ragi yang efektivitasnya hampir sama? Ada, silakan baca ulasan ini sampai habis untuk mendapatkan jawabannya.

Salah satu perangkap buatan sendiri yang amat terkenal adalah perangkap yang menggunakan ragi sebagai bahan dasarnya. Banyak sekali orang yang sudah menerapkan cara ini dan terbukti efektif.

Bahkan, saat cara penularan virus zika merebak. Perangkap ini menjadi salah satu pilihan yang paling banyak dilakukan.

Selain efektif, kemudahan dalam mencari bahan juga menjadi alasan utama pemakaian jebakan satu ini. Anda tinggal menyiapkan air, ragi, dan gula pasir atau gula merah sebagai bahan. Sedangkan alatnya adalah botol bekas ukuran besar, cutter, gunting, dan lakban.

Beberapa orang menambahkan kresek, tapi tampaknya ini opsional. Hal ini terlihat pada jumlah nyamuk yang tertangkap meski tanpa menggunakan kresek hitam.

Berikut ini adalah langkah mudah membuat jebakan alami untuk hama terbang pengisap darah:

1. Siapkan air sebanyak 200-300 ml, rebus. Sambil menunggu matang, ambil botol bekas.
2. Potong botol bekas menjadi dua bagian, perbandingannya adalah 2:1 untuk bawah dan atas. Selanjutnya, bagian atas akan kita sebut A. Bagian bawah disebut B.
3. Lakukan pemotongan botol menggunakan cutter atau gunting yang tajam sehingga hasilnya bagus.

4. Angkat air yang sudah masak. Diamkan sebentar dalam sebuah wadah dan masukkan sekitar 50 gram gula pasir. Aduk hingga larut. Jika sudah dingin, masukkan ke dalam botol plastik bagian B.
5. Masukkan ragi instan sebanyak 1 sendok teh. Aduk-aduk sebentar secara perlahan.

6. Untuk ragi, Anda bisa membelinya di toko bahan roti, biasanya merek Fermipan atau SAF.
7. Diamkan sebentar sambil menyiapkan lakban. Anda bisa pakai lakban hitam kalau ada, kalau tidak ada, lakban bening tidak masalah.
8. Jika sudah, amati campuran ragi, air, dan gula. Biasanya akan muncul buih tanda ragi aktif.
9. Ambil botol plastik bagian A. Masukkan ke bagian B dengan posisi terbalik menyerupai corong.

10. Kemudian hubungkan atau rekatkan keduanya menggunakan lakban.

11. Kalau ada kresek hitam, silakan bungkus kresek bagian permukaan luarnya. Kalau tidak ada, tidak usah.
12. Diamkan di sudut-sudut ruangan sekitar 2 minggu. Setelah itu, Anda bisa membuka kemasannya dan lihat berapa banyak nyamuk yang terjebak dalam perangkap ini.
13. Campuran air, gula, dan ragi bisa menghasilkan gas karbondioksida yang sangat disukai oleh nyamuk. Oleh karena itu, mereka akan tertarik untuk mendekat.
14. Sementara kresek hitam juga menarik karena mereka suka dengan warna gelap. Tak heran bila untuk terhindar dari nyamuk disarankan Anda mengenakan baju warna cerah.

Perangkap nyamuk seperti ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

1. Murah, ekonomis, dan terjangkau.
2. Aman untuk manusia, lingkungan dan binatang peliharaan.
3.Tanpa menimbulkan asap, bau dan kimia.
4. Mudah untuk digunakan.
5.,Cocok digunakan di dimana saja.
6.Mengurangi angka kebakaran.
7. Hemat energi, karena tidak menggunakan energi listrik.
8. Mencegah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk (Demam Berdarah, Cikungunya, dan lain -lain)

Demikian ide cerdas, pembuatan perangkap sederhana, hasilnya menakjubkan.Selamat mencoba ! (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.