Drone TNI AU Menyisir Longsor Cisarua, Harapan Evakuasi Cepat Kian Terbuka

Akurat Banten - Upaya pencarian dan evakuasi korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mendapat dukungan teknologi udara setelah TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat tanpa awak untuk memantau area terdampak bencana.
Pesawat tanpa awak yang digunakan adalah drone Avia Hybrid, sebuah perangkat pemantau udara yang dirancang untuk menjangkau wilayah sulit dengan tingkat akurasi tinggi.
TNI AU menjelaskan bahwa drone tersebut berasal dari satuan Pusat Geospasial TNI Angkatan Udara atau Pusgeosau.
Pengerahan drone ini menjadi bagian dari dukungan TNI AU kepada pemerintah daerah dan instansi terkait yang tengah melakukan operasi pencarian korban hilang serta penanganan darurat pascabencana.
Kepala Pusat Geospasial TNI AU Marsekal Muda TNI Ferdinand Roring mengatakan, data visual dari udara memiliki peran penting dalam mempercepat pengambilan keputusan di tengah situasi darurat.
Ia menegaskan bahwa hasil pemantauan drone akan dimanfaatkan sebagai bahan pendukung utama dalam operasi SAR dan penanganan bencana di kawasan Cisarua.
“Penggunaan drone Avia Hybrid memungkinkan pemantauan dilakukan secara cepat, akurat, dan aman, terutama di lokasi yang berisiko tinggi bagi personel di lapangan,” ujar Ferdinand.
Baca Juga: Diklat Petugas Haji Rampung, Menhaj Ingatkan Fisik dan Mental Jadi Modal Utama Layani Jamaah
Menurutnya, teknologi ini membantu meminimalkan potensi bahaya bagi petugas sekaligus memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual di area longsor.
Citra udara yang dihasilkan drone mampu memperlihatkan perubahan kontur tanah, sebaran material longsoran, hingga titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tertimbun.
Selain untuk pencarian korban, pemantauan dari udara juga digunakan untuk mengidentifikasi jalur evakuasi yang paling memungkinkan dilalui oleh tim penyelamat dan warga sekitar.
Data visual tersebut turut memberikan informasi penting mengenai kondisi permukiman warga yang terdampak serta infrastruktur vital yang mengalami kerusakan.
Dengan gambaran yang lebih jelas dari udara, koordinasi antarinstansi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Hingga saat ini, drone Avia Hybrid masih terus dioperasikan di lokasi bencana guna mendukung proses pencarian dan penyelamatan.
Baca Juga: Gurun Atacama Tanah Paling Kering di Dunia yang Tetap Menyimpan Jejak Kehidupan
TNI AU memastikan bahwa pengoperasian drone dilakukan secara berkelanjutan selama masih dibutuhkan oleh tim di lapangan.
Ferdinand berharap, dukungan teknologi ini dapat mempercepat proses evakuasi sekaligus memaksimalkan peluang menemukan korban yang masih hilang.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi bencana alam yang kerap terjadi di wilayah rawan longsor.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi modern seperti drone menjadi salah satu solusi strategis untuk menjawab tantangan medan ekstrem di Indonesia.
Kehadiran drone TNI AU di Cisarua menjadi bukti bahwa peran militer tidak hanya terbatas pada pertahanan, tetapi juga kemanusiaan.
Di tengah duka dan kekhawatiran warga terdampak, upaya ini diharapkan membawa secercah harapan agar proses penyelamatan berjalan lebih cepat dan optimal.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







