Banten

DARURAT SAMPAH TANGSEL! Komedian David Nurbianto 'Sentil' Pemerintah: Ironi Kota Elit, Sampah Menumpuk dari Flyover hingga UMJ

Saeful Anwar | 15 Desember 2025, 10:26 WIB
DARURAT SAMPAH TANGSEL! Komedian David Nurbianto 'Sentil' Pemerintah: Ironi Kota Elit, Sampah Menumpuk dari Flyover hingga UMJ

Komedian David Nurbianto Soroti Kondisi Ciputat, Sebut Pengelolaan Sampah Kota Tangerang Selatan Gagal Total

AKURAT BANTEN-Komika David Nurbianto kembali membuat gebrakan, namun kali ini bukan dengan punchline di atas panggung, melainkan dengan sorotan tajam terhadap masalah lingkungan di kampung halamannya.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @david_nurbianto, pada Sabtu, 13 Desember 2025, David secara terbuka mendeklarasikan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), berada dalam kondisi “Darurat Sampah”.

Sorotan ini bukan sekadar keluhan, melainkan sebuah kritik keras yang mempertanyakan kinerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dalam menangani persoalan fundamental perkotaan.

Baca Juga: Gebrakan Akhir Tahun! Bapenda Pandeglang 'Jemput Bola' dan Gandeng Kejaksaan Kejar Tunggakan Pajak, PBB Jadi Sorotan Utama

Pasar Ciputat 'Bau Menyengat': Tumpukan Sampah Memanjang di Bawah Flyover

Dalam video yang diunggahnya, David memperlihatkan dan menggambarkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Ia menyoroti area vital yang seharusnya bersih, namun justru dipenuhi tumpukan limbah tak terangkut:

  • Pusat Bau Menyengat: "Pasar Ciputat bau banget itu, di setiap sudut sampah numpuk, di bawah flyover," ujar David, menekankan area Pasar Ciputat yang menjadi sumber bau tak sedap akibat sampah yang membusuk.
  • Jalur Utama Tercemar: Tumpukan sampah, menurut David, tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan menyebar dan memanjang. Pemandangan kotor tersebut membentang dari kawasan Flyover Ciputat hingga ke sekitar Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
  • Di Depan Ruko: Bahkan, sampah terlihat menumpuk di depan ruko-ruko yang berada di sepanjang jalan, menciptakan citra kota yang kumuh dan tidak terawat.

Baca Juga: Geger! Kasus Pelecehan Bocah SMP di Pemalang: Damai Rp100 Juta dan Sorotan Tajam Keterlibatan Kades

Ironi Tangsel: Kota Perumahan Elit dan Lapangan Padel, Tapi Gagal Urus Sampah
Pernyataan David Nurbianto menjadi semakin pedas ketika ia menyinggung ironi yang melekat pada perkembangan Kota Tangerang Selatan.

Tangsel dikenal sebagai kota satelit yang kaya, dipenuhi oleh perumahan dan klaster elite, serta fasilitas modern seperti lapangan olahraga eksklusif.

"Jadi warga Tangsel banyak banget ironinya, perumahan elit banyak, lapangan padel banyak," sentil David.

Namun, menurutnya, semua kemegahan itu terasa palsu ketika persoalan dasar seperti pengelolaan sampah justru amburadul.

"Cuma ini buang sampahnya di mana? Masa di jalanan?" tanyanya, mempertanyakan ke mana warga harus membuang sampah jika sistem pengangkutan dan pengelolaan dari pemerintah tidak berjalan.

Baca Juga: STOP! Bus Rombongan Lansia Surabaya Diancam dan Ditahan di Bangsring Banyuwangi, Dipaksa Bayar Uang Pengawalan Rp150 Ribu!

Tantangan untuk Pemimpin Daerah: "Ayo Pemimpin Pada Hadir!"

Menutup kritik tajamnya, David Nurbianto secara langsung menyoroti soal tanggung jawab dan kepemimpinan.

Ia meminta agar para pemimpin daerah tidak menutup mata terhadap kondisi darurat ini, yang secara langsung mengancam kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

"Siapa ini yang tanggung jawab kalau sudah begini? Ayo pemimpin pada hadir," pungkasnya, menyerukan agar Pemkot Tangsel segera mengambil tindakan nyata dan solusi yang berkelanjutan.

Unggahan David ini pun langsung viral dan menuai respons beragam dari warganet.

Banyak pengguna media sosial turut membagikan pengalaman serupa, mengamini bahwa persoalan keterlambatan pengangkutan sampah di wilayah Ciputat dan sekitarnya adalah isu yang berulang.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atau keterangan resmi dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan maupun dinas terkait mengenai keluhan serius yang disampaikan oleh komedian David Nurbianto ini.

Publik kini menanti, akankah sorotan tajam dari seorang komika ini mampu menggugah pemerintah untuk membersihkan wajah kota yang dipenuhi ironi ini? (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman