Penusukan Mengerikan Terjadi di Jalan Raya Condet Jakarta Timur

Akurat Banten - Dua pria menjadi korban penusukan di kawasan Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kapolsek Kramat Jati AKP Pesta Hasiholan Siahaan menyatakan, "Setelah sampai di lokasi, tepatnya di Jalan Raya Condet, itu sudah ditemukan ada satu orang tergeletak dan ada korban lainnya."
Satu korban, berinisial M, tewas di tempat kejadian akibat luka tusuk yang dideritanya.
Korban kedua, A, mengalami luka tusuk di punggung dan segera dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa ini pertama kali terungkap ketika warga sekitar melaporkan adanya kejadian mencurigakan setelah waktu Magrib.
Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan dari SPKT, Reskrim, Intel, Pamapta, dan Inafis Polres Metro Jakarta Timur langsung menuju lokasi.
"Setelah Magrib ada informasi dari masyarakat bahwa di tempat kejadian perkara (TKP) ada kejadian. Anggota piket langsung ke lokasi serta menghubungi Pamapta dan Inafis," jelas AKP Pesta.
Baca Juga: Lonjakan Vaksin HPV Dikejar 2030, Pemerintah Pasang Target Ambisius untuk Lindungi Generasi Muda
Sekitar pukul 18.30 WIB, tim kepolisian tiba di lokasi dan menemukan suasana mencekam.
Seorang pria ditemukan tergeletak di jalan dalam kondisi bersimbah darah.
Petugas segera mengevakuasi korban yang masih bernyawa ke rumah sakit, sementara korban yang sudah meninggal tetap di lokasi untuk proses identifikasi.
Polisi menyatakan, penyelidikan terkait motif penusukan dan hubungan antara pelaku dengan korban masih terus berlangsung.
Pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa korban M mengalami luka tusuk di leher bagian kiri.
Sedangkan korban A menderita luka tusuk di punggung sebelah kanan yang memerlukan perawatan medis intensif.
"Korban meninggal mengalami luka tusuk di leher sebelah kiri. Sedangkan korban luka ada tusukan di punggung kanan," tambah AKP Pesta.
Sampel olah TKP dan pemeriksaan medis lanjutan sedang dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian serta jenis senjata tajam yang digunakan.
Polisi juga meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna mempercepat proses penyelidikan.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekitar Jalan Raya Condet karena belum diketahui motif dan identitas pelaku secara pasti.
Warga setempat berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku agar rasa aman di kawasan mereka kembali terjaga.
Sementara itu, pihak rumah sakit menyatakan kondisi korban yang masih hidup stabil dan dalam pengawasan ketat tim medis.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Indosat dan SMK Walang Jaya Perkuat Pembelajaran Praktik Lewat Inisiatif Kios Industri
Proses penyelidikan ini diperkirakan akan berlangsung beberapa hari ke depan hingga semua fakta di lapangan bisa terungkap.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mengumpulkan bukti, melakukan pemeriksaan saksi, serta menelusuri kemungkinan hubungan antara korban dan pelaku.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di jalanan, terutama pada malam hari, demi keselamatan bersama.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









