Harga Pangan Mulai Melandai, Cabai dan Bawang Jadi Kabar Baik di Awal Oktober

Akurat Banten - Harga sejumlah bahan pokok di pasaran mulai menunjukkan tren penurunan.
Pantauan Badan Pangan Nasional (Bapanas), komoditas utama seperti cabai rawit merah dan bawang merah mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Harga cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp44.267 per kilogram, turun dari Rp46.136 per kilogram.
Sementara bawang merah juga ikut melandai menjadi Rp37.403 per kilogram dari sebelumnya Rp38.004 per kilogram.
“Tren penurunan ini menunjukkan suplai yang mulai stabil di sejumlah daerah sentra produksi,” ujar Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas.
Tidak hanya dua komoditas itu, harga beras pun menunjukkan pergerakan serupa.
Beras premium turun menjadi Rp15.868 per kilogram, sedangkan beras medium berada di angka Rp13.702 per kilogram.
Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga sedikit menurun ke level Rp12.466 per kilogram.
Menurut data Panel Harga Pangan, hampir seluruh bahan pokok strategis mengalami penyesuaian harga dalam skala kecil.
Baca Juga: Gemuruh HUT ke-80 TNI di Monas Prabowo Sampaikan Ratusan Terima Kasih untuk Prajurit Tanah Air
Cabai merah keriting misalnya, kini dijual sekitar Rp54.557 per kilogram, turun dari Rp57.424.
Sedangkan cabai merah besar turun menjadi Rp47.682 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada bawang putih bonggol yang kini berada di Rp36.430 per kilogram, lebih rendah dari Rp37.188 per kilogram.
Untuk komoditas sumber protein, daging ayam ras turun menjadi Rp37.788 per kilogram, dan telur ayam ras kini di harga Rp29.944 per kilogram.
Sementara daging sapi murni sedikit turun ke Rp134.826 per kilogram, dan daging kerbau beku impor tercatat di angka Rp101.836 per kilogram.
Harga daging kerbau segar lokal pun mengalami koreksi menjadi Rp139.762 per kilogram.
Di sisi lain, jagung untuk pakan ternak justru mengalami kenaikan menjadi Rp6.998 per kilogram dari sebelumnya Rp6.685.
Sementara kedelai biji kering impor turun tipis ke Rp10.643 per kilogram.
Untuk kebutuhan rumah tangga, gula konsumsi turun menjadi Rp17.943 per kilogram, dan minyak goreng kemasan kini dijual di kisaran Rp20.870 per liter.
Produk Minyakita juga mengalami penurunan kecil ke Rp17.235 per liter, sedangkan minyak goreng curah turun menjadi Rp17.393 per liter.
Bahan pangan olahan seperti tepung terigu curah kini berada di Rp9.687 per kilogram, dan tepung terigu kemasan turun ke Rp12.785 per kilogram.
Harga ikan kembung tercatat Rp40.949 per kilogram, ikan tongkol Rp33.803 per kilogram, dan ikan bandeng Rp33.342 per kilogram, yang semuanya mengalami penurunan tipis.
Sementara garam konsumsi kini dijual Rp11.390 per kilogram, turun sedikit dibanding hari sebelumnya.
Baca Juga: Dahsyatnya Sedekah Subuh: Ini 5 Amalan Ringan Setelah Subuh yang Pahalanya Setara Haji dan Umrah!
Bapanas menyebutkan, tren stabilisasi harga ini didorong oleh meningkatnya pasokan dari daerah produsen utama dan perbaikan distribusi antarwilayah.
“Upaya menjaga keseimbangan stok dan memperlancar distribusi terus dilakukan agar harga di pasar tetap terkendali,” kata pejabat Bapanas.
Meski begitu, lembaga itu tetap mengingatkan agar masyarakat dan pelaku pasar waspada terhadap potensi fluktuasi harga menjelang akhir tahun.
“Cuaca ekstrem dan biaya logistik masih bisa menjadi faktor pengganggu, jadi koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat,” tegasnya.
Dengan tren ini, awal Oktober membawa sedikit napas lega bagi masyarakat.
Harga-harga bahan pokok mulai melunak, memberi sinyal positif bagi daya beli rumah tangga di tengah ketidakpastian ekonomi global.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan




