Banten

KPK Ungkap Ada Dugaan Dana BJB 'Mampir' Ke Kantor Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Andi Syafrani | 10 September 2025, 16:22 WIB
KPK Ungkap Ada Dugaan Dana BJB 'Mampir' Ke Kantor Eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil

AKURAT BANTEN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka lembaran baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank BJB. Kali ini, sorotan mengarah pada kemungkinan adanya aliran dana yang 'mampir' ke kantor mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat ia masih menjabat.

Asep Guntur Rahayu, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, mengungkapkan bahwa dana tersebut berasal dari pos non-budgeter. Menurutnya, posisi strategis Ridwan Kamil saat itu membuat Bank BJB harus menyiapkan sejumlah dana di luar anggaran resmi untuk 'kepentingan tertentu'.

 Baca Juga: Heboh! Usai Dipecat, Budi Arie Ketauan Unfollow Akun Instagram Prabowo, Kenapa?

"Saat yang bersangkutan menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Bank Jabar (BJB) ini salah satunya komisaris dan direktur utamanya menyediakan uang untuk kegiatan-kegiatan non-budgeter," jelas Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (10/9).

Meski belum bersedia merinci jumlah dana yang mengalir, Asep menegaskan bahwa sebagian uang tersebut digunakan untuk kebutuhan operasional Ridwan Kamil. Tak hanya itu, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga diduga ikut 'menikmati' aliran dana tersebut.

 Baca Juga: HEBOH! Usai Lepas Hijab, Olla Ramlan Tampil Berani di Klub Malam, Aksi Jogetnya Picu Kontroversi Netizen

Namun, bukan hanya itu saja yang menarik perhatian publik. Muncul juga dugaan bahwa Ridwan Kamil pernah membeli mobil milik Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, dengan uang yang berasal dari kasus korupsi BJB. KPK saat ini tengah berupaya memverifikasi informasi ini secara menyeluruh.

Di sisi lain, nama seorang selebgram bernama Lisa Mariana juga ikut terseret dalam pusaran kasus ini.

Lisa mengaku pernah menerima sejumlah dana yang dikaitkan dengan perkara Bank BJB. Dalam keterangannya, Lisa menegaskan bahwa uang tersebut ada hubungannya dengan Ridwan Kamil, meski ia menekankan bahwa dirinya hanya berstatus sebagai saksi dalam penyidikan.

 Baca Juga: Mulut Yudo Sadewa Anak Purbaya Yudha Sadewa Makin Kurang Ajar, Singgung Ciri Orang Miskin yang Seperti Ini

"Saya menjadi saksi pemeriksaan BJB Ridwan Kamil, ya," ungkap Lisa saat hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/8).

Meski enggan menyebutkan jumlah uang yang diterima, keberaniannya berbicara di depan media semakin memperkuat sorotan publik terhadap kasus ini.

 Baca Juga: 2 Meninggal Dunia karena Bali Banjir 10 September, Ratusan Lainnya Rela Lakukan Ini Demi Hidup

KPK sendiri masih berhati-hati dalam menetapkan tersangka. Ridwan Kamil hingga kini belum ditetapkan sebagai pihak yang terlibat langsung, melainkan masih disebut dalam konteks aliran dana yang tengah ditelusuri.

Lembaga antikorupsi itu menegaskan bahwa penyidikan akan dilakukan secara mendalam agar fakta hukum yang sebenarnya bisa terungkap.

Kasus ini menjadi ujian besar bagi KPK dalam membuktikan transparansi penegakan hukum, terutama karena melibatkan nama besar seorang mantan kepala daerah yang cukup populer.

Pengusutan aliran dana non-budgeter di tubuh Bank BJB juga dianggap penting untuk mencegah praktik serupa terjadi kembali di masa depan. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC