Banten

Indonesia Desak Aksi Global Realisasikan Solusi Dua Negara di PBB

Moehamad Dheny Permana | 30 Juli 2025, 16:47 WIB
Indonesia Desak Aksi Global Realisasikan Solusi Dua Negara di PBB

Akurat Banten - Dalam upaya menegakkan perdamaian di Timur Tengah, Indonesia menegaskan bahwa sudah waktunya dunia bersatu mengambil langkah nyata mewujudkan Solusi Dua Negara untuk menyelesaikan konflik panjang antara Palestina dan Israel.

“Waktunya telah tiba untuk langkah-langkah tegas dan tak terelakkan untuk mewujudkan Solusi Dua Negara. Indonesia siap bekerja sama dengan semua negara untuk mencapai tujuan ini,” tegas Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum yang digagas oleh Prancis dan Arab Saudi dan dihadiri puluhan negara.

Forum ini merupakan tindak lanjut dari mandat Majelis Umum PBB tahun lalu dan merupakan bagian dari respons internasional terhadap opini Mahkamah Internasional (ICJ) mengenai legalitas pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Baca Juga: Ditemukan Tewas di Plafon Pabrik, Teknisi Diduga Alami Kecelakaan Kerja Fatal

Indonesia secara terbuka menyambut baik komitmen sejumlah negara besar yang menunjukkan dukungan terhadap pengakuan kemerdekaan Palestina.

Dalam kesempatan tersebut, Arrmanatha menyatakan penghargaan khusus kepada Prancis yang secara resmi akan mengakui negara Palestina pada September 2025.

Tak hanya itu, Inggris pun mendapat apresiasi karena menyatakan akan melakukan hal serupa apabila situasi kemanusiaan di Gaza tidak segera membaik.

Selain menyerukan langkah diplomatik, konferensi tersebut juga menghasilkan sebuah deklarasi penting berjudul New York Declaration on the Peaceful Settlement of the Questions of Palestine and the Implementation of the Two-State Solution.

Deklarasi ini menyerukan penghentian perang di Gaza, pembukaan jalur bantuan kemanusiaan, dan implementasi rencana rekonstruksi yang digagas negara-negara Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Dokumen deklarasi turut menyertakan delapan rekomendasi kelompok kerja yang menyoroti isu-isu penting seperti perlunya gencatan senjata permanen, upaya rekonstruksi Gaza, penguatan ekonomi Palestina, dan keamanan jangka panjang di kawasan.

Baca Juga: Ternyata Arya Daru Latihan Bunuh Diri Sejak 2013 Hingga Hubungi Orang Penting Ini Agar Berhasil?

Indonesia bersama Italia menjadi ketua bersama dalam kelompok kerja bidang keamanan yang menghasilkan rumusan strategis untuk masa depan Gaza dan Tepi Barat.

Salah satu poin krusial dari pembahasan tersebut adalah perlunya dunia internasional memberi perhatian terhadap situasi kemanusiaan di Tepi Barat yang kerap luput dari sorotan, namun mengalami tekanan serupa dengan Gaza.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menunjukkan peran aktifnya sebagai Wakil Ketua Komite PBB untuk Hak-Hak Palestina (CEIRPP).

Peran ini mengukuhkan posisi diplomatik Indonesia sebagai salah satu negara yang secara konsisten membela kemerdekaan Palestina berdasarkan prinsip keadilan dan hukum internasional.

Konferensi ini menjadi titik balik baru dalam diplomasi global mengenai isu Palestina, di mana dukungan terhadap Solusi Dua Negara bukan lagi sekadar retorika, tetapi mulai diarahkan ke langkah-langkah konkret.

Dengan komitmen sejumlah negara besar, diharapkan pengakuan terhadap negara Palestina sebagai entitas merdeka semakin mendekati kenyataan.***

Sebagai penutup, Wakil Menlu RI menegaskan bahwa “Indonesia tidak akan tinggal diam dan siap menjadi bagian dari solusi damai jangka panjang di kawasan.”***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.