Pedagang Panik Selamatkan Diri Saat Pasar Taman Puring Terbakar

Akurat Banten - Kebakaran hebat yang melanda Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin, 28 Juli 2025 petang menjadi pukulan telak bagi ratusan pedagang yang menggantungkan hidupnya di sana.
Salah satunya adalah Aji, pedagang baju dan tas, yang mengaku masih syok mengingat detik-detik api mulai melahap tempat usahanya.
"Pas kejadian ada informasi terbakar itu pas masih adzan. Jadi lagi siap-siap di masjid," ujar Aji.
Menurut Aji, saat itu dirinya baru saja hendak menunaikan salat Maghrib ketika terdengar teriakan panik dari arah dalam pasar.
Tak berselang lama, pengeras suara masjid tiba-tiba mati di tengah kumandang adzan, membuat suasana semakin mencekam.
Ia langsung bergegas keluar untuk melihat situasi, dan mendapati kobaran api telah menjalar cepat.
“Melihat posisi api udah gede gitu daripada kita yang ini kan, lebih baik menyelamatkan diri kita sendiri saja,” katanya.
Baca Juga: Kebakaran Pasar Taman Puring Disusupi Aksi Penjarahan: Orang Lagi Susah, Malah Dijarah
Kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu toko pakaian bekas tersebut menghanguskan 552 kios dan melalap habis area seluas 1.500 meter persegi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp30 miliar.
Bagi Aji dan pedagang lainnya, musibah ini bukan sekadar kehilangan barang dagangan, tetapi juga hilangnya mata pencaharian yang sudah dirintis selama bertahun-tahun.
Aji yang sudah berdagang sejak 2005 mengaku tidak sempat menyelamatkan apa pun, termasuk motor dan dompetnya.
“Cari kunci kendaraan, jadi motornya enggak bisa dan harus didorong, dompet isinya surat-surat berharga itu,” tuturnya.
Kini, para pedagang berharap ada langkah cepat dan nyata dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Gubernur Pramono Anung telah menyatakan akan memperbaiki dan merevitalisasi Pasar Taman Puring, serta mempertimbangkan bantuan permodalan bagi para pedagang terdampak.
Baca Juga: Misteri Kematian Diplomat Arya Daru, Hasil Forensik Ungkap Tak Ada DNA Orang Lain di TKP
“Kita berharap ini bisa dibangun kembali, beraktivitas seperti biasa lagi. Kalau modal lagi, kita aja susah makan,” kata Aji.
Hingga hari ini, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan di lokasi, sementara pihak pengelola pasar tengah melakukan pendataan kerugian dan jumlah kios terdampak.
Para pedagang hanya bisa menanti, sambil mengais sisa-sisa harapan di antara puing-puing yang tersisa.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









