Tangsel Ambil Tindakan Tegas: Wajah Predator Seksual Anak Siap Dipajang di Ruang Publik

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menunjukkan sikap tegas terhadap maraknya kasus kekerasan seksual, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat keresahan warga dan bahaya yang mengintai generasi muda.
Baca Juga: Emma Waroka Diusir dari Samping Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru Langsung Beri 'Bogem' Mentah
Dalam pernyataannya, Benyamin menyebut bahwa pelaku kekerasan seksual terhadap anak perlu diberi efek jera. Salah satu langkah yang sedang dipertimbangkan adalah mempublikasikan identitas dan wajah pelaku di ruang-ruang publik. Termasuk di antaranya papan pengumuman kelurahan hingga media sosial milik pemerintah daerah.
“Saya sangat mendukung langkah ini. Publikasikan wajah mereka agar masyarakat tahu dan bisa lebih waspada,” tegas Benyamin kepada wartawan, Jumat, 25 Juli 2025.
Baca Juga: PSSI Ajukan Protes ke AFC, Jadwal Laga Timnas Indonesia vs Irak Resmi Diubah
Menurutnya, selain memberi efek jera bagi pelaku, langkah ini juga menjadi bentuk peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba melakukan kejahatan serupa. Masyarakat juga bisa lebih peduli dan menjaga lingkungan sekitar dari potensi kejahatan seksual.
Lebih lanjut, Benyamin menambahkan bahwa jika perlu, pihaknya akan mengeluarkan Keputusan Wali Kota untuk mendukung langkah hukum maupun administratif yang dibutuhkan.
Ia juga menyebut telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Tangsel untuk membahas kemungkinan penerbitan kebijakan tersebut.
Baca Juga: Gegara Insiden di Kelab Malam, Nathalie Holscher Sujud Minta Maaf ke Erika Carlina
Tak hanya itu, Benyamin juga membuka opsi hukuman kebiri kimia bagi predator seksual anak, jika vonis pengadilan menjatuhkan hukuman tersebut. Baginya, perlindungan terhadap anak-anak merupakan prioritas dan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap warganya.
“Kalau vonisnya kebiri kimia, kita siap fasilitasi. Kita harus komit untuk jaga anak-anak Tangsel dari kejahatan seperti ini,” ujarnya.
Langkah Pemkot Tangsel ini diharapkan mampu memberi peringatan keras dan mempersempit ruang gerak para pelaku kekerasan seksual. Sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi kejahatan yang merusak masa depan anak-anak.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 6Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!



