Bocah Digigit Ular Weling Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Satu Bulan, Berikut Kronologinya

AKURAT BANTEN - Rafa, seorang bocah berusia 11 tahun asal Pekalongan, Jawa Tengah meninggal dunia usai digigit ular weling.
Sebelumnya, Rafa telah menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Kariadi, Semarang selama satu bulan.
Hingga akhirnya Rafa menghembirkan nafas terakhirnya pada hari Minggu, 20 Juli 2025 pukul 00.32 WIB.
Kabar duka ini turut diungkapkan oleh Humas RSUP Dr Kariadi, Aditya Kandu Warenda.
Baca Juga: Laga Seru Indonesia U23 Vs Malaysia U23, Gerald Vanenburg: Ini seperti Derbi, Harus Menang
Dirinya mengatakan bahwa pihak keluarga Rafa sudah menerima informasi dan penjelasan kabar meninggalnya Rafa usai kondisinya memburuk.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula pada hari Senin, 16 Juni 2025 dini hari ketika Rafa sedang tertidur di rumah.
Kemudian sang Ibu terkejut melihat ular weling yang jatuh dari plafon kemudian menggigit anaknya.
Mengetahui anaknya terluka, keluarga Rafa langsung membawanya ke RSUD Kajen untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Baca Juga: Dapat Amnesti, Selebgram AP yang Divonis 7 Tahun Penjara di Myanmar Dipulangkan ke Indonesia
Sementara menurut kuasa hukum keluarga, Imam Maliki, menduga bahwa terjadi salah diagnosis dan penanganan yang tidak tepat saat di RSUD Kajen.
Mengingat peristiwanya, Rafa sempat diperbolehkan untuk pulang usai tim RSUD Kajen melaksanakan observasi selama dua jam.
Namun setelah perjalanan pulang, justru Rafa mengalami kejang-kejang dan langsung dilarikan ke rumah sakit swasta RSI Pekajangan dan dirawat di ICU selama beberapa hari.
Bupati Pekalongan turut menanggapi hal tersebut dan menyatakan telah memberikan teguras keras kepada RSUD Kajen serta meminta rumah sakit untuk menginformasikan lebih lanjut.
Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kajen menyampaikan bahwa pihaknya sudah menjalani pemeriksaan fisik, pembersihan luka dan observasi selama dua jam atas luka yang diderita Rafa.
Dia juga menjelaskan bahwa sudah menginformasikan kepada keluarga korban untuk membawa Rafa ke IGD apabila ada tanda-tanda memburuk.
Pada 9 Juli 2025, kondisi Rafa semakin memburuk kemudian dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang dan dirawat di ruang PICU.
Humas RSUP mengungkapkan bahwa sejak dirawat kondisi Rafa sudah memburuk, kondisi kesadarannya terus menurun dan tidak menunjukkan perkembangan berrarti.
Setelah menjalani perawatan yang intensif, Rafa menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Minggu dini hari.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 8Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 9Dokter Tifa Singgung Ancaman Penjara 7 Tahun di Sidang Ijazah Jokowi, Peringatan untuk Siapa?
- 10TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa





