Prabowo dan Presiden Macron Sambangi Candi Borobudur, Jadi Saksi Tempat Penandatanganan Kerjasama

AKURAT BANTEN - Presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambangi Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5/2025).
Kunjungan dua kepala negara ini menarik perhatian karena menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomatik yang sarat makna simbolis dan strategis.
Baca Juga: Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cikampek, 50 Penumpang Selamat tapi Barang Ludes Dilalap Api
Keduanya tiba di kawasan candi bersejarah itu sekitar pukul 14.04 WIB. Rombongan lebih dulu memasuki area melalui gerbang Kenari, salah satu pintu masuk resmi kawasan Borobudur yang biasa digunakan untuk tamu-tamu penting kenegaraan.
Mobil Maung Garuda berwarna putih dengan tulisan "Indonesia" menjadi kendaraan pertama yang terlihat tiba. Tak lama berselang, sebuah sedan hitam bertuliskan "France" menyusul di belakangnya. Belum dipastikan apakah kedua pemimpin negara tersebut berada dalam satu kendaraan atau datang secara terpisah.
Baca Juga: Tangis Haru Ruben Onsu di Walimatus Safar: Air Mata Mabrur Menuju Tanah Suci 2025!
Kunjungan ini bukan sekadar wisata atau simbolik semata. Di kawasan Candi Borobudur, Prabowo dan Macron dijadwalkan melakukan penandatanganan sejumlah kerja sama bilateral antara Indonesia dan Prancis. Meski belum diumumkan secara rinci, kerja sama ini diyakini mencakup bidang pertahanan, budaya, pendidikan, dan teknologi.
Baca Juga: Polemik Hasil Survei Ijazah Palsu, Jokowi: Masyarakat Masih Punya Logika Sehat
Pemilihan Borobudur sebagai lokasi kunjungan juga dinilai sarat pesan. Selain merupakan salah satu warisan budaya dunia, situs ini mencerminkan nilai toleransi, sejarah panjang nusantara, serta komitmen Indonesia terhadap pelestarian budaya.
Kedatangan Macron sendiri menjadi bagian dari kunjungan resmi kenegaraan yang dimanfaatkan untuk mempererat hubungan bilateral antara Paris dan Jakarta. Ini juga menjadi kali pertama Macron berkunjung ke Indonesia dalam kapasitasnya sejak Prabowo terpilih sebagai presiden.
Baca Juga: Bareskrim Persilakan Roy Suryo Laporkan Penyidik, Sebut Proses Ijazah Jokowi Sudah Transparan
Agenda kunjungan Macron di Indonesia masih akan berlanjut ke beberapa titik lainnya, termasuk kemungkinan pertemuan lanjutan di Jakarta untuk membahas kerja sama lebih teknis dengan sejumlah kementerian terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







