Tilang Elektronik Hanya untuk Kendaraan Bermotor, ETLE Tak Berlaku bagi Pejalan Kaki dan Pesepeda

Akurat Banten - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menegaskan bahwa Sistem Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) hanya diberlakukan bagi para pengguna kendaraan bermotor.
Penegasan ini disampaikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, untuk meluruskan berbagai kesalahpahaman yang sempat berkembang di masyarakat.
“Saat ini, yang bisa tertangkap ETLE itu adalah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor,” ujar Komarudin.
Baca Juga: Dua Rumah Digeledah, Kejati DKI Bongkar Kasus Korupsi Pembiayaan Fiktif di Perusahaan Telekomunikasi
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ETLE bekerja dengan mengidentifikasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sebagai dasar pemantauan.
Kamera ETLE secara otomatis merekam pelanggaran lalu lintas seperti menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, atau tidak mengenakan sabuk pengaman.
Setelah pelanggaran tertangkap kamera, sistem akan memproses data pelat nomor untuk mengirimkan bukti pelanggaran ke pemilik kendaraan yang bersangkutan.
Menanggapi munculnya narasi bahwa pejalan kaki juga bisa ditilang melalui ETLE, Komarudin dengan tegas membantahnya.
Ia menyebut bahwa kamera ETLE memang merekam segala aktivitas di jalan, termasuk keberadaan pejalan kaki, pesepeda, atau bahkan pedagang kaki lima yang mendorong gerobak.
Baca Juga: Tragedi Tawuran di JIS: Polisi Tangkap 8 Pelajar, Remaja Tewas Dibacok
Namun, hanya pelanggaran yang dilakukan oleh kendaraan bermotor yang bisa diproses melalui sistem tilang elektronik.
"Jadi perlu kami luruskan, ETLE tidak menindak pejalan kaki. Yang ter-capture hanyalah mereka yang menggunakan kendaraan bermotor,” tegas Komarudin.
Selain itu, Dirlantas juga menjelaskan tentang pengembangan terbaru dari sistem ETLE, yaitu penggunaan teknologi pengenalan wajah atau Face Recognition (FR).
Fitur ini ditambahkan untuk meningkatkan akurasi identifikasi pelanggar, terutama dalam kasus pemalsuan atau penyalahgunaan pelat nomor kendaraan.
“Face Recognition ini sama seperti teknologi yang digunakan di bandara. Kita gunakan untuk mengidentifikasi pengendara, apalagi saat ini sering ada laporan dari masyarakat bahwa kendaraan mereka dipakai orang lain untuk melakukan pelanggaran,” jelasnya.
Baca Juga: Kader Partai PDIP Resmi Laporkan Budi Arie Ke Bareskrim, Kasus Apa?
Namun, teknologi ETLE yang telah dilengkapi dengan sistem FR saat ini baru tersedia secara terbatas di kawasan Sudirman–Thamrin, Jakarta.
Kawasan ini dipilih karena menjadi pusat aktivitas dan memiliki volume lalu lintas yang tinggi, sehingga cocok sebagai lokasi uji coba teknologi terbaru ini.
Dengan sistem ini, diharapkan proses penegakan hukum di jalan raya semakin transparan, akurat, dan dapat meminimalisir penyalahgunaan identitas kendaraan.
Polda Metro Jaya pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya terkait tilang ETLE, dan selalu memastikan kebenarannya dari pihak berwenang.
Baca Juga: Korupsi Bansos COVID-19 Muncul Lagi, KPK Periksa Pegawai Kemensos hingga Pihak LKPP
“ETLE ini kami kembangkan untuk mendukung keselamatan berlalu lintas, bukan untuk menakut-nakuti masyarakat,” tutup Komarudin.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 320.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 6Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 7Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 8Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 9Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 10Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth








