Banten

Ray Dalio Pernah Beri Peringatan ke Presiden Prabowo Soal Danantara

Syahganda Nainggolan | 10 April 2025, 09:55 WIB
Ray Dalio Pernah Beri Peringatan ke Presiden Prabowo Soal Danantara

AKURAT BANTEN - Presiden Prabowo terang-terangan mengatakan bahwa dirinya pernah diperingatkan oleh Raymond Thomas Dalio atau Ray Dalio terkait Danantara.

Ray Dalio merupakan salah satu nama yang diumumkan menjadi Dewan Penasihat Danantara bersama dengan Thaksin Shinawatra, Helman Sitohang, Jeffrey Sachs, dan F. Chapman Taylor.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Gubernur Jabar: Dari Teguran Pedas Bupati, hingga Raja Konten YouTube dengan Penghasilan Fantastis, Melebihi Gaji Gubernur!

Ia secara resmi diumumkan menjadi bagian Danantara pada 24 Maret 2025.

“Ray Dalio sangat antusias, tapi dia sudah ingatkan, ‘Kamu akan dilawan,’” kata Prabowo, dikutip dalam video yang diunggah di YouTube Najwa Shihab pada Rabu, 9 April 2025.

Prabowo kemudian mengatakan bahwa adanya perlawanan adalah sebuah hal yang wajar.

“Itu wajar, every new initiative, will be opposed (setiap ada inisiatif baru, pasti ada perlawanan), ya kan?” ujar Prabowo.

“Sifat dari suatu organisasi di manapun, mayoritas condong tidak mau ada perubahan, nggak tahu saya, ternyata itu fenomena,” imbuhnya.

Prabowo membenarkan bahwa ada banyak tantangan yang nantinya bisa diselesaikan dengan adanya Danantara.

Baca Juga: Sistem IT Amburadul, Berakibat Fitur Transfer Antarbank dan QRIS Sementara Ditiadakan, Pengamat: Ada Kesengajaan?

“Danger and risk banyak, tapi kita masukin mekanisme, mungkin nanti, perhatikan ya, mungkin Danantara will be the most oversight (Danantara akan menjadi yang paling banyak kelalaiannya) dari banyak organisasi karena itu yang mau saya hindari,” tambahnya.

Prabowo kemudian menerima data-data orang yang akan bergabung dengan Danantara sesuai dengan informasi dari Rosan Roeslani, CEO Danantara.
***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.