Banten

Program MBG 2025, Jika Susu Tak ada, Daun Kelor dan Telor Bisa Jadi Alternatif

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 25 Desember 2024, 15:30 WIB
Program MBG 2025, Jika Susu Tak ada, Daun Kelor dan Telor Bisa Jadi Alternatif

AKURAT BANTEN - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, mengatakan bahwa program makan bergizi gratis atau MBG akan menyajikan menu sesuai ketersediaan lokal.

Dalam keterangannya, Dadan Hindayana juga menyebut, jika program MBG akan dimulai sesuai dengan tahapan perluasan pada wilayah tertentu.

Seperti pada, 2 Januari 2025 terdapat 932 titik, selanjutnya diperluas menjadi 2.000 pada bulan April, dan diharapkan pada Juli-Agustus mencapai 5.000 titik.

Baca Juga: GENTING Jadi Strategi BKKBN Entaskan 283.250 Keluarga Beresiko Stunting di Banten

Saat ditemui usai rapat koordinasi terbatas di kantor Kemenko Pangan, Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Dadan menuturkan, salah satu menu susu, hanya diberikan untuk daerah-daerah yang memiliki sentra sapi perah.

"Susu itu akan diberikan di daerah-daerah yang memang di situ daerah peternakan. Kalau bukan di daerah peternakan kan, tidak usah dipaksakan," tuturnya pada, Senin (23/12/2024) lalu.

Sementara daerah lainnya, kebutuhan nutrisinya akan disesuaikan. Protein akan digantikan dengan telur, sementara kalsium bisa diperoleh dari daun kelor.

Baca Juga: Peneliti ICW: Kasus Hasto, KPK Harus Serius, Lepas dari Intimidasi dan Intervensi

"Cukup bisa diganti dengan telur. Kalsiumnya bisa dengan kelor. Yang jauh dari susu dan logistiknya susah, ya tidak usah dipaksakan. Bisa ada (Akan digantikan) telur, (Atau) bisa kelor," sambung Dadan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.