DPUPR Banten Minta Pengawalan Kejaksaan untuk Pembangunan Jalan Cikumpay-Ciparay dan Sumur-Taman Jaya

AKURAT BANTEN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten akan melaksanakan pembangunan jalan Cikumpay-Ciparay, Kabupaten Lebak dan Sumur-Taman Jaya, Kabupaten Pandeglang menggunakan anggaran tahun 2024.
Dalam pembangunan tersebut Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan, mengaku akan membentuk tim khusus untuk pengawasan pembangunan jalan tersebut.
"Untuk pengawasan nanti kita bentuk tim dari internal kita sendiri, kemudian juga kita akan mengajukan pengawalan pengamanan dan pendampingan," katanya.
Selain itu, kata Arlan, seperti tahun sebelumnya, pihaknya juga aka melibatkan Kejaksaan untuk mengawal pembangunan dua ruas jalan tersebut.
"Nanti kita lihat dari kejaksaan juga, seperti yang kita lakukan tahun lalu, ada beberapa yang dilakukan pengawasan atau pendampingan oleh kejaksaan dan ada pendampingan dari polda untuk memastikan," ucapnya kepada wartawan usai dilakukannya penandatanganan kontrak antara DPUPR Banten dengan PT Ris Putra Delta dan PT Lambok Ulina di aula DPUR Banten, Rabu (21/2/2024).
- Baca Juga: Ketika AHY di Lantik Jadi Menteri Oleh Presiden, Moeldoko Dan Megawati Tidak Hadir
- Baca Juga: Badai Tornado Terpa Wilayah Rancaekek Bandung, Peneliti BRIN Lakukan Investigasi
- Baca Juga: Kritik Hasan Tiro Terhadap Demokrasi Indonesia: Demokrasi Primitif
Oleh Karena itu, Arlan, meminta, pengerjaan proyek strategis yang dinantikan oleh masyarakat ini dikerjakan dengan baik oleh para kontraktor tersebut.
"Atensinya, kita minta keseriusan dan ini juga pekerjaan yang sudah dinantikan masyarakat sehingga kami minta dan akan kami pastikan bahwa pekerjaan ini harus selesai tepat waktu tentu secara mutu harus berkualitas," cetusnya.
Arlan, membeberkan, pengerjaan proyek strategis ini memakan anggaran yang cukup besar di tahun 2024.
Ruas jalan Sumur-Taman Jaya dengan nilai kontrak pembangunan sebesar 87,8 miliar dikerjakan oleh PT. Ris Putra Delta dengan jenis kontruksi proyek menggunakan beton FS 4,5 MPa dan 5 jembatan Voided Slab.
Sementara ruas Cikumpay-Ciparay dikerjakan oleh PT. Lambok Ulina dengan nilai kontrak pembangunan sebesar Rp87,6 miliar denga jenis kontruksi pekerjaan menggunakan beton FS 4,5 MPa dan Penanganan longsor dengan sheet pile.
"Ini anggaran terbesar dari dinas pupr kebetulan dari bidang bina marga ada dua pekerjaan jalan yaitu, Sumur Tamanjaya dan Ciparay-Cikumpay, dan ini pertama, pertama yang ditandatangani kontrak pembangunan," tukasnya.
Sebagai informasi bahwa. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten melakukan penandatanganan dan perjanjian kerja pembangunan dua ruas jalan di Provinsi Banten tahun anggaran 2024. Rabu (21/2/24)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 10Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti






