Subki Warga Lebak Terpaksa di Pasung, Karena Alami Gangguan Jiwa dan Sering Ngamuk

AKURAT BANTEN - Memilukan, anak pertama dari pasangan suami istri Yakub (55) dan Subekah (48), warga Kampung Bojong Girang, Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Subki (25) mengalami gangguan jiwa.
Kaki Subki terpaksa harus dirantai lantaran sering kali menggunakan dan melempari rumah tetangganya, menggunakan batu hingga mengalami kerusakan. Subekah, sang ibu Subki mengaku, dirinya terpaksa harus merantai kaki anak pertamanya tersebut.
“Kalau Subki mengamuk perabotan yang ada di dalam rumah semunya dihancurkan,” kata Subekah, Selasa (16/1/2024).
Ia mengungkapkan, selain Subki anak pertamanya yang bernama, anak keduanya yang bernama Adeng juga mengalami gangguan jiwa. Untuk Adeng kata Dibelah, tidak dirantai karena kondisinya tidak separah kakaknya.
“Dulu kondisi Subki dan Adeng normal-normal saja, bahkan Adeng dan Subki sempat bersekolah hingga SMA. Namun 4 tahun belakangan ini kondisi Subki sudah tidak stabil, sehingga terpaksa harus dirantai,” ungkapnya
- Baca Juga: Wakil DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta Ngobras Bareng Komunitas Lebak Bersatu
- Baca Juga: PT MKM Mitra Kerja PLN Bansel, Lebak - Pandeglang Menjaga Pasokan Listrik Tetap Aman Dari Gangguan Pohon
- Baca Juga: Warga Bungur Mekar Sajira Kirim Surat Audiensi Tuntut Kejelasan Pembebasan Lahan Bendungan Karian
Ia mengakui, bahwa dirinya tidak tega melihat anak pertamanya tersebut dirantai, tapi daripada nanti kambuh dan merusak barang-barang lebih baik di ikat saja kakinya.
“Sebenarnya saya tidak tega melihat anak saya dirantai, tapi mau gimana lagi, kalau lagi kambuh dan ngamuk semua barang dihancurkannya,” ujarnya.
Subekah berharap, anaknya bisa kembali sehat seperti semula. Seperti kebanyakan orang. Karenanya ia juga berharap ada upaya yang dilakukan oleh pemerintah.
“Semoga saja kedua anak saya bisa kembali sehat dan bisa normal seperti biasanya,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







