Destinasi Wisata Pulau Peucang Bagai Titisan Aura Para Dewata

AKURAT BANTEN - Di ujung paling barat Pulau Jawa terdapat sebuah tempat wisata menarik yang tak boleh dilewatkan, yakni Pulau Peucang. Pulau in terletak persis di sebelah timur Taman Nasional Ujun Kulon.
Pulau ini memiliki pemandangan yang begitu mempesona. Di pulau yang sudah disahkan menjadi situs warisan budaya UNESCO ini Anda bisa dengan mudah menjumpai aneka flora dan fauna khas Banten.
Adapun folora dan fauna tersebut seperti rusa, banteng Jawa, merak hijau, lutung, dan banyak lagi yang dapat di temui oleh para pengunjung.
Hal lain yang tidak kalh menariknya adalah menikmati pasir putih dan birunya laut Pulau Peucang, Sahabat Akurat banten bisa melalui dermaga penyeberangan yang terdapat di Kecamatan Sumur sekitar 9 jam dari Tangerang.
Namun percayalah, rasa lelah akan terbayar begitu Anda menginjakkan kaki di surga tersembunyi yang dimiliki Banten ini.
- Baca Juga: Destinasi Wisata PANTAI ORA Keindahannya Semua ada di Sini, Bahkan di Sejajarkan Dengan Keindahan Pulau Bali
- Baca Juga: Peringkat 17 Terbaik di Dunia, Pantai Nihiwatu Sumba Barat NTT Makin Mempesona
- Baca Juga: Pantai Tanjung Pasir Tangerang Ramai oleh Turis Lokal, Viewnya Disebut Sejajar Dengan Pantai Nusa Dua Bali
Pulau Peucang memiliki arti Pulau Kijang
Ujung Kulon ditetapkan sebagai taman nasional, tentu saja areanya sangat luas dan tidak dihuni oleh masyarakat umum. Alam yang indah berkembang secara alamiah tanpa campur tangan manusia sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Banyak wisatawan yang tertarik dan ingin melihat keindahan taman Ujung Kulon secara langsung.
Pulau Peucang adalah salah satu tempat yang harus anda kunjungi saat berlibur di Taman Nasional Ujung Kulon. Wisatawan memilih Pulau Peucang untuk mencari penginapan saat mereka berlibur ke Ujung Kulon Banten.
Menuju ke pulau ini, bisa menggunakan kapal tradisional dari Pantai Sumur. Waktu yang ditempuh lumayan lama, antara 3-4 jam perjalanan laut. Kapal mampu menampung wisatawan sebanyak 50 orang.
Pulau seluas 450 hektar ini dihuni beragam satwa liar. Sebut saja rusa, kera ekor panjang, babi hutan, dan banyak satwa liar lainnya. Karena pertumbuhan satwa herbivora yang sangat baik, kemungkinan terdapat satwa predator sangat kecil. Namun, hewan yang paling menonjol di pulau ini adalah kijang.
Sesuai dengan namanya, Pulau Peucang memiliki arti Pulau Kijang jika diterjemahkan dari bahasa Sunda. Uniknya, ada satu pohon yang selamat dari pukulan letusan Gunung Krakatau, yaitu pohon ara. Diperkirakan pohon ini sudah berumur satu abad. Pohon yang spektakuler ini sangat besar. Bahkan diameternya sama dengan lingkaran yang dibuat oleh 30 orang manusia dewasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 2Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 3Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 4Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 5Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 6Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini
- 7KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
- 8Saiful Milah Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Baru
- 9Roy Suryo dan Dokter Tifa Pede Bebas dari Kasus Ijazah Jokowi, Ini Alasan Kuasa Hukum
- 10Purbaya Dicopot Prabowo, Henri Subiakto Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Rasa Leganya









