HUT RI ke-81, Amien Rais Sentil Pemerintah 'Kok Cuma Diam Lihat Kekayaan Alam?'

AKURAT BANTEN – Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut dimanfaatkan Amien Rais untuk menyampaikan kritik terhadap pemerintah.
Mantan Ketua MPR itu menyoroti persoalan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang menurutnya masih menyisakan banyak persoalan.
Dalam pernyataannya, Amien mempertanyakan sikap pemerintah terhadap berbagai aktivitas eksploitasi kekayaan alam Indonesia.
Ia menilai kekayaan yang dimiliki Indonesia semestinya dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi komoditas yang terus dimanfaatkan tanpa hasil yang dirasakan secara merata.
Baca Juga: Amien Rais Singgung Ijazah Jokowi, Sindiran 'Dicuri Tuyul' Langsung Jadi Sorotan Publik
Kritik Amien tersebut kemudian menarik perhatian karena menggunakan istilah “thingak-thinguk” untuk menggambarkan sikap pemerintah.
Istilah dalam bahasa Jawa tersebut secara umum menggambarkan seseorang yang hanya melihat atau menengok tanpa mengambil tindakan berarti.
Pernyataan serupa juga diberitakan dalam sejumlah pemberitaan terkait kritiknya terhadap pengelolaan SDA.
Amien menyebut persoalan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
Menurut dia, pemerintah daerah juga memiliki kewajiban untuk memastikan kekayaan alam yang berada di wilayahnya dikelola secara baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menyinggung peran gubernur, bupati, dan wali kota dalam persoalan tersebut.
Kritik itu diarahkan pada anggapan bahwa pemerintah di berbagai tingkatan seharusnya tidak sekadar mengetahui adanya aktivitas eksploitasi, tetapi juga mengambil langkah apabila ditemukan persoalan yang merugikan kepentingan masyarakat.
Pernyataan Amien disampaikan bertepatan dengan suasana perayaan kemerdekaan.
Baca Juga: Amien Rais Bongkar Fakta Baru Soal Ijazah Jokowi, Sebut Publik Akan Terkejut dengan Temuan Ini
Menurutnya, peringatan HUT RI seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Momentum tersebut juga dapat digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan bangsa, termasuk bagaimana negara mengelola kekayaan yang dimilikinya.
Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki sumber daya alam melimpah.
Mulai dari mineral, batu bara, minyak dan gas, hasil perkebunan, hingga kekayaan laut menjadi bagian dari potensi ekonomi nasional.
Baca Juga: Pernyataan Amien Rais soal Teddy Bikin Heboh, Dinilai Provokatif dan Sarat Sensasi
Besarnya kekayaan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai pemerataan manfaatnya.
Pemerintah selama ini juga mendorong kebijakan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.
Hilirisasi diharapkan dapat membuat Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah.
Dengan membangun industri pengolahan, nilai ekonomi komoditas diharapkan meningkat sekaligus menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perekonomian nasional.
Namun, kritik Amien menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan SDA tidak cukup hanya diukur dari investasi maupun nilai ekspor.
Dampak terhadap masyarakat sekitar, pemerataan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan juga menjadi aspek yang tidak kalah penting.
Pernyataan tersebut sekaligus membuka kembali perdebatan mengenai konsep kedaulatan ekonomi.
Kekayaan alam yang berada di wilayah Indonesia pada dasarnya perlu dikelola dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang bangsa dan masyarakat.
Baca Juga: Tuding Seskab Teddy Gay, Amien Rais Santai Diterpa Ancaman Hukum: Kita Buktikan Nanti!
Di sisi lain, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari dinamika demokrasi.
Pernyataan Amien dapat menjadi bahan evaluasi dan perdebatan publik, tetapi setiap tudingan mengenai pengelolaan SDA tetap perlu diperiksa berdasarkan data, fakta, serta kebijakan yang berlaku.
Istilah “thingak-thinguk” yang digunakan Amien kemudian menjadi bagian paling mencolok dari kritiknya.
Ungkapan tersebut membuat pernyataannya mudah menarik perhatian publik sekaligus memicu perdebatan mengenai sejauh mana pemerintah bertindak menghadapi persoalan SDA.
Baca Juga: Tuding Seskab Teddy Gay, Amien Rais Santai Diterpa Ancaman Hukum: Kita Buktikan Nanti!
Bagi masyarakat, isu tersebut sebenarnya menyentuh persoalan yang lebih luas.
Kekayaan alam seharusnya tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Pemerintah memiliki tantangan untuk memastikan kebijakan pengelolaan SDA berjalan dengan transparan dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara luas.
Pengawasan terhadap aktivitas eksploitasi juga diperlukan agar kepentingan ekonomi tidak mengabaikan masyarakat maupun lingkungan.
Baca Juga: Respon Amien Rais soal Komdigi yang Sebut Video Dugaan Hubungan 'Mesra' Prabowo-Teddy Fitnah
Kritik Amien Rais pada momentum HUT RI ke-81 akhirnya menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan juga dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai persoalan bangsa.
Di tengah melimpahnya kekayaan alam Indonesia, pertanyaan mengenai siapa yang paling banyak menikmati hasilnya akan terus menjadi isu penting.
Karena itu, pengelolaan SDA membutuhkan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan dan kepentingan rakyat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










