Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru 2025 Siap, Cek Info GTK dan Lihat Kodenya

AKURAT BANTEN - Pencairan tunjangan sertifikasi guru tahun 2025 menjadi sorotan para pendidik karena sering terjadi keterlambatan.
Dalam artikel berjudul “Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru 2025: Cek Info GTK Biar Tidak Terlambat” mengingatkan pentingnya menjaga validitas data guru dalam sistem Info GTK agar pencairan tunjangan tidak tertunda.
Info GTK adalah sistem verifikasi data guru yang menjadi dasar pengeluaran tunjangan profesi guru (TPG).
Jika data di Info GTK tidak valid atau belum sinkron dengan Dapodik, maka tunjangan sertifikasi bisa terlambat meskipun anggaran pusat sudah tersedia.
Baca Juga: Wagub Banten Minta Guru dan Sekolah Jadi Garda Depan Penggunaan Bahasa Indonesia
Data seperti beban mengajar, status sertifikasi, data rekening, linieritas mata pelajaran dengan sertifikasi, hingga status SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi) harus benar dan valid agar proses pencairan dapat berjalan mulus.
Inah penjabaran beberapa kode yang sering muncul dan mempengaruhi pencairan:
Kode 08: Status valid dan TPG siap cair.
Kode 16: SKTP belum diusulkan menunggu operator sekolah/dinas melakukan pengajuan.
Kode 13: Ada masalah dengan data rekening bisa rekening tidak aktif atau info yang tercatat salah.
Kode 02: Beban mengajar tidak memenuhi syarat jam mengajar kurang dari ketentuan.
Kode 04: Sertifikat pendidik belum valid atau NRG belum terbit.
Kode 01: Kompetensi tidak linier mengajar mata pelajaran yang di luar sertifikasi.
Baca Juga: Spektakuler! 25.000 Guru Ikuti Pelatihan AI di Sumsel, Catatkan Rekor Dunia
Guru yang menemukan kode selain 08 harus segera berkoordinasi dengan operator sekolah atau dinas pendidikan agar perbaikan data bisa dilakukan sesegera mungkin.
Waktu perbaikan dan verifikasi bisa memakan waktu antara 7 hingga 21 hari kerja tergantung kondisi sistem dan beban proses.
Pencairan dana tidak langsung terjadi begitu data valid.
Setelah SKTP diterbitkan, proses administratif dan transfer dana dari pusat ke provinsi/kabupaten/kota serta ke rekening guru bisa memerlukan waktu tambahan.
Baca Juga: Sinyal Positif dari Pemkot Tangerang: Guru PAUD Bakal Dapat Beasiswa Kuliah!
Karena itu, tindakan antisipatif dari guru dan operator sekolah menjadi sangat krusial.
Menunggu sampai mendekati tanggal pencairan untuk mengecek Info GTK sering kali terlambat dan bisa menyebabkan terlewatnya giliran pencairan.
Guru sebaiknya melakukan pengecekan secara berkala dan segera memperbaiki bila muncul kode status bermasalah.
Pencairan tunjangan sertifikasi guru 2025 bukan hanya soal kesiapan anggaran pusat, tetapi lebih banyak bergantung pada validitas dan keakuratan data guru di sistem Info GTK.
Baca Juga: 18 Ribu Guru Negeri dan Swasta di Kabupaten Tangerang Akan Terima MBG
Dengan memahami arti kode status, rajin memeriksa data, dan segera melakukan perbaikan bila diperlukan, guru bisa meminimalkan risiko keterlambatan pencairan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









