Banten

Gara-gara Flashdisk Putih Ini Link Video 7 Menit Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach? Ini Faktanya

Andi Syafriadi | 13 September 2025, 18:50 WIB
Gara-gara Flashdisk Putih Ini Link Video 7 Menit Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach? Ini Faktanya

AKURAT BANTEN – Nama Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach kembali ramai diperbincangkan di dunia maya, bukan karena karya atau prestasi, melainkan munculnya isu viral tentang video berdurasi 7 menit yang diklaim berasal dari sebuah flashdisk putih yang hilang.

Isu ini mulai menyebar setelah sebuah unggahan di kanal YouTube bernama “Twins Trending” merilis video dengan judul provokatif: “Viral! Video 7 Menit Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Flashdisk Putih? Begini Klarifikasinya.”

Dari situ, rumor menyebar ke platform lain seperti TikTok dan X (dulu Twitter).

Menurut narasi tersebut, flashdisk putih sempat hilang dari rumah Saudara Sahroni yang katanya menyimpan video skandal 7 menit yang melibatkan pelantun dan politisi tersebut.

Baca Juga: OPINI: Dibalik Viralnya Video 7 Menit Nafa Urbach dan Ahmad Sahroni: Penelusuran Eksklusif Fakta Sesungguhnya

Partai NasDem sebagai partai politik tempat Sahroni bernaung menyatakan bahwa isu tersebut adalah fitnah yang sengaja dibuat untuk menyerang nama baik keduanya.

Viktor Bungtilu Laiskodat, Ketua Fraksi NasDem di DPR RI, menyebut informasi tersebut sebagai kampanye disinformasi.

Kesepakatan dari pihak NasDem adalah bahwa walaupun flashdisk putih tersebut memang hilang saat rumah Sahroni dirampas, tidak ada bukti kuat bahwa video kontroversial seperti yang diisukan benar-benar ada atau tersimpan di dalamnya.

Isi flashdisk tersebut tidak dapat dikonfirmasi, sementara narasi provokatif yang berkembang justru memperkeruh suasana.

Baca Juga: Flashdisk Putih dan Isu Video 7 Menit, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach: Fakta atau Hoax Bikin Geger Dunia Maya?

Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana sebuah kejadian seperti barang hilang bisa langsung dieksploitasi dalam narasi liar, disertai klaim tanpa bukti, yang kemudian viral di media sosial.

Banyak akun palsu dan konten provokatif ikut menyebarkan isu yang tidak ada dasarnya.

Publik diimbau untuk tetap waspada dan tidak langsung percaya terhadap narasi yang belum dikonfirmasi.

Terlebih ketika isu tersebut menyangkut nama publik, politik, atau figur publik lain yang bisa menimbulkan dampak reputasi besar.

Baca Juga: Mengapa Ahmad Sahroni Dicopot dari Komisi III DPR? Mimpinya Jadi Presiden Ternyata Pemicu Utama

***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.