Detik-Detik Oknum Security Aniaya Pria Disabilitas, Videonya Bikin Geram

AKURAT BANTEN – Media sosial kembali digegerkan oleh aksi kekerasan yang terekam kamera pengawas (CCTV).
Kali ini, seorang pria berseragam security diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang pria berkebutuhan khusus di Kota Padang, Sumatera Barat.
Baca Juga: Satpam Terlilit Judi Daring, Nekat Rampas Motor Ojol Disabilitas di Ciamis
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @volunteer.netizen pada Senin, 21 Juli 2025.
Dalam unggahan tersebut, tertulis keterangan yang menyebut bahwa peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 19 Juli 2025.
"Oknum security diduga aniaya pria berkebutuhan khusus," tulis akun tersebut dalam keterangan video yang kini telah tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Rekaman CCTV yang dibagikan memperlihatkan detik-detik aksi kekerasan yang membuat warganet geram.
Terlihat seorang pria berseragam security secara tiba-tiba mendorong keras seorang pria hingga terjatuh ke lantai.
Korban tampak tak melakukan perlawanan dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengancam, yang memperkuat dugaan bahwa ia merupakan penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus.
Tindakan ini langsung menuai respons keras dari netizen.
Banyak yang mengecam keras perlakuan kasar oknum security tersebut dan menuntut pihak berwenang untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius.
Baca Juga: Geger! Satpam Ditemukan Tewas di Apartemen Kemang, Polisi Selidiki Dugaan Kejanggalan
“Miris banget lihatnya. Orang dengan kebutuhan khusus harusnya dilindungi, bukan malah jadi korban kekerasan,” tulis salah satu pengguna Instagram di kolom komentar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun institusi tempat oknum security tersebut bertugas.
Namun, sejumlah laporan menyebutkan bahwa aparat tengah melakukan penyelidikan atas kasus ini, termasuk memverifikasi identitas pelaku dan korban serta kronologi kejadian yang sebenarnya.
Pihak Dinas Sosial Kota Padang dikabarkan juga mulai turun tangan dalam menangani kasus ini, terutama karena melibatkan seorang pria yang diduga merupakan penyandang disabilitas.
Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Mantan Satpam Peras Hingga Ancam Ria Ricis, Sakit Hati Dipecat
Lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan komunitas peduli difabel juga ikut bersuara, menuntut agar kekerasan terhadap kelompok rentan seperti ini tidak dianggap sepele.
“Ini bukan hanya soal etika, tapi juga hak asasi manusia. Pria berkebutuhan khusus tersebut berhak untuk diperlakukan dengan hormat dan dilindungi dari segala bentuk kekerasan,” ujar Nur Aisyah, aktivis dari komunitas Difabel Sumbar, dalam pernyataan tertulis.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap kelompok rentan yang kerap kali luput dari penegakan hukum tegas.
Banyak pihak mendesak agar pelaku diberikan sanksi yang setimpal, dan institusi tempatnya bekerja juga diminta bertanggung jawab atas kelalaian dalam pengawasan.
Sementara itu, video yang memperlihatkan insiden ini masih terus beredar dan mengundang perhatian luas publik.
Netizen berharap ada tindakan cepat dan transparan dari aparat penegak hukum, serta dorongan untuk memperbaiki sistem pengamanan dan pelatihan etika kerja bagi petugas keamanan di berbagai tempat umum.
AKURAT BANTEN akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru seputar hasil penyelidikan serta langkah-langkah yang diambil oleh pihak berwenang.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









