Banten

Gegara Sebut Mahfud MD Orang gagal, Habiburokhman Ramai Dirujak Warganet

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 30 Desember 2024, 08:29 WIB
Gegara Sebut Mahfud MD Orang gagal, Habiburokhman Ramai Dirujak Warganet

AKURAT BANTEN - Habiburokhman yang merupakan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, sebelumnya menyebut Mahfud MD adalah orang gagal dan tak perlu digubris pernyataannya, soal pengampunan bagi para koruptor.

Ketua Komisi III DPR ini, menanggapi terkait kritik Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkait pidato presiden Prabowo Subianto dihadapan mahasiswa Indonesia di Kairo Mesir.

Bahkan Habiburokhman mengatakan jika kritikan Mahfud terkait wacana denda damai untuk koruptor tidak usah digubris.

Baca Juga: IMF Puji Indonesia Lakukan Transformasi Ekonomi, Mampu Turunkan Kemiskinan dan Tingkatkan PDB

Saat didesak sejumlah awak media, secara pribadi, Mahfud MD merasa bukan dirinya yang layak menanggapi pernyataan Habiburokhman, tapi masyarakat dan warganet sudah mengetahui siapa yang benar dan siapa yang salah.

Dikutip Akurat Banten salah satu pernyataannya, bahwa dirinya "Tidak berniat menanggapi, Kan sudah ditanggapi oleh masyarakat" tegas Mahfud pada, Minggu (29/12/2024).

 

Dari banyak komentar di Media Sosial (Medsos), ternyata ada yang mencoba membandingkan serta mempertanyakan prestasinya Habiburokhman

Baca Juga: Kecelakan Pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan Korea Selatan

 

Akun @ad***
Ke sini gara2 dia ngatain mahfud md orang gagal, ???????? apa dia lebih berprestasi dari pak mahfud,,,,????

Adapun beberapa pernyataan Habiburokhman sebelumnya, yang dinilai kontroversial dan tidak proporsional yang seharusnya tidak layak disampaikan seorang pejabat publik, seperti:

"Mahfud MD ini orang gagal, dia sendiri menilai dia gagal 5 tahun sebagai Menko Polhukam dengan memberi skor 5 dalam penegakan hukum, apa yang mau dinilai dari Mahfud MD?" sebut dia, saat konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (27/12/2024).

Baca Juga: Pertamina Pastikan Ketersediaan Aman untuk Pasokan BBM dan LPG Jelang Tahun Baru 2025

"Jangan diperbincangkan kalau pengembalian keuangan negara, gimana orang dihukum, enggak gitu," klaimnya.

"Kita ini memperdebatkan hal yang remeh temeh tapi melupakan hal paling substansi dalam pemberantasan korupsi," sebutnya.

"Jadi Pak Mahfud jangan menghasut bahwa Pak Prabowo mengajarkan langgar hukum dan lain sebagainya," Ia menambahkan.*******

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.