Banten

Petinggi Gerindra Simon Aloysius Mantiri, Duduki Jabatan Dirut Baru Pertamina

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 4 November 2024, 11:53 WIB
Petinggi Gerindra Simon Aloysius Mantiri, Duduki Jabatan Dirut Baru Pertamina

AKURAT BANTEN - Simon Aloysius Mantiri diangkat menjadi Direktur Utama (Dirut) Pertamina (Persero) yang baru, menggatikan pejabat sebelumnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengundurkan diri.

Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, diangkatnya Petinggi Gerindra yang juga orang dekat Presiden Prabowo Subianto ini, menggantikan posisi Nicke Widayawati di Pertamina.

Perubahan ini dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero).

Baca Juga: 10 Orang Tewas Akibat Hujan Batu Letusan Gunung Lewatobi Laki-laki Flores Timur NTT

Selain itu, Erick juga menetapkan Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama, Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, dan Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen.

Dalam keterangan resminya, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, bahwa pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN termasuk Pertamina merupakan kewenangan Pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN.

"Pergantian kepemimpinan perusahaan merupakan proses normal dan wajar sebagaimana ketentuan yang ada," tuturnya pada, Senin (4/11/2024).

Baca Juga: Bukan Tom Lembong, Kejagung Beberkan Kronologi 8 Tersangka Kasus Korupsi Pembuatan Jalur Kereta Api Besitang-Langsa, Negara Rugi Rp1,1 T

Sebelum ditetapkan sebagai Direktur Utama, Simon tercatat sebagai Komisaris Utama Pertamina, yang telah ditetapkan pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 PT Pertamina (Persero) yang dilaksanakan Senin, 10 Juni 2024 lalu.

Sebagaimana diketahui, Ia menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengundurkan diri pada 2 Februari lalu.

Simon saat ini tercatat sebagai petinggi Partai Gerindra. Di struktur partai, ia menjabat wakil sekretaris Dewan Pembina DPP Gerindra dan merupakan orang dekat Prabowo Subianto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.