Banten

Luhut: Banyaknya TKA China Karena Kesalahan Indonesia

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 26 Februari 2024, 17:46 WIB
Luhut: Banyaknya TKA China Karena Kesalahan Indonesia

AKURAT BANTEN - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan disoroti publik setelah komentarnya yang kontroversial terkait tenaga kerja asing (TKA) China di sektor tambang.

Luhut menyebut banyaknya TKA China yang bekerja di sektor tambang Indonesia sebagai kesalahan sendiri.

Dikutip dari Fajar.co.id, Atas komentar tersebut, kemudian mendapat tanggapan keras dari berbagai pihak, termasuk Owner Cyber Muslim Grup Muhammad Assaewad.

"Banyak TKA China di Indonesia yang Kerja pada Sektor Tambang, Luhut (bilang) Ini Kesalahan Kita," kata Assaewad dalam keterangannya di aplikasi X @Muhammad_Saewad (25/2/2024).

Assaewad menyoroti alasan di balik pernyataan Luhut dan mempertanyakan klaim bahwa ini adalah kesalahan kebijakan Indonesia.

"Lah kok kesalahan kita?," tandasnya.

Sebelumnya, Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang terampil telah mendorong pertumbuhan tenaga kerja asing (TKA), terutama yang berasal dari China, di sektor tambang dan proyek smelter di Indonesia.

Diantaranya menurut Luhut, proyek smelter di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah. Proyek ini dibangun oleh perusahaan dari tiga investor China. Di antaranya Tsingshan, Huayou, dan Zhenshi.

Hal ini juga mengundang pertanyaan terkait strategi pengembangan SDM yang lebih baik agar Indonesia dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh industri, sehingga tidak terlalu bergantung pada TKA asing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.