Disebut Presiden Gila! Hadapi Inflasi 250% Dengan Hapus Bansos Tapi Rakyat Mendukungnya Karena di Anggap Pembodohan

AKURAT BANTEN - Sosok kontroversial Javier Milei merupakan presiden Argentina yang telah dilantik sejak Desember tahun lalu dengan memenangkan 56% suara.
Baik pendukung Milei maupun pembencinya sama-sama menggambarkannya sebagai “sosok yang gila”.
Axel adalah bagian dari Pibes Libertarios (anak-anak muda libertarian) – sebuah kelompok yang menyebut diri mereka “militan” dan aktif di media sosial dengan mendukung berbagai kebijakan Presiden Milei.
Saat ini sang Presiden yang baru terpilih itu sedang berusaha meloloskan paket kebijakan reformasi seperti privatisasi dan deregulasi.
Pendekatan ekonomi Javier Milei sangatlah berbeda, Menurut Axel sebelum Milei terpilih, Argentina tidak punya masa depan.
Hal ini sangat beralasan karena sebelumnya sudah terjadi inflasi yang meroket akibat pengeluaran pemerintah yang tinggi selama bertahun-tahun, hutang negara yang besar dan mencetak uang untuk membayarnya.
Sejauh terapi kejut yang di lakukannya, Milei sudah memangkas nilai mata uang, mengurangi pengeluaran publik, juga memotong subsidi untuk transportasi, bahan bakar, dan energi.
Atas tindakannya tersebut, Minggu ini, angka terbaru menunjukkan inflasi tahunan di Argentina telah mencapai lebih dari 250% merupakan angka tertinggi di dunia.
- Baca Juga: Geger Anak Vincent Rompies di Geng Tai, Rigen Komedian Malah Kena Getahnya!
- Baca Juga: Asik Mencari Udang, Bocah 8 Tahun Tenggelam Dan di Temukan Meninggal Didanau
- Baca Juga: 1.223 TPS Salah Data Penghitungan Suara Pilpres 2024 Pada SiRekap
Namun Inflasi per Desember (setelah dia resmi memimpin negara), angka ini turun menjadi 20,6%.
Dikutip dari televisi La Nación, Milei mengakui bahwa angka itu mengerikan tetapi Anda harus lihat kondisi sebelumnya, hingga mayoritas masyarakat Argentina mengapresiasi Milei karena dia jujur dan apa adanya.
Di sisi lain, sejumlah orang yang juga sedang melarat di Argentina setuju dengan argumen Milei baru-baru ini di Forum Ekonomi Dunia di Davos.
“Negara bukanlah solusinya. Negara justru adalah masalahnya sendiri,” ujar Milei.
Cristina seorang pensiunan yang berjualan pakaian bekas untuk uang tambahan di pasar, justru menyalahkan pemerintah sebelumnya.
Karena membuat orang terbiasa menerima bantuan negara, Bantuan sosial (Bansos) atau tunjangan sosial yang justru akan membuat rakyat menderita.
“Orang-orang terbiasa dengan tunjangan sosial. Banyak yang lebih suka mencuri atau tinggal di rumah dan mengambil tunjangan tanpa bekerja. Pemerintah tidak bisa hadir untuk segala hal,” tutur Cristina.
Banyak yang menilai, popularitas Presiden Milei disebabkan karena kejujurannya dan sebagian besar berakar dari kemarahan kalangan muda tentang krisis ekonomi Argentina.
Di sisi lain, dia menyalahkan politisi-politisi dari kelompok oposisi seperti kasta atau kerajaan yang telah berbuat seperti keinginannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










