Banten

Presiden Joko Widodo Menegaskan Freedom Of Speech Adalah Hak Demokrasi

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 2 Februari 2024, 16:50 WIB
Presiden Joko Widodo  Menegaskan Freedom Of Speech Adalah Hak Demokrasi

AKURAT BANTEN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan awak media, berkaitan dengan beberapa universitas yang kritik pemerintahannya, usai membuka Kongres XVI GP Ansor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (2/2/2024).

Kepala Negara saat ditanya awak media terkait dengan petisi atau seruan dari sejumlah universitas di Tanah Air yang mengkritik pemerintahannya.

”Ya, itu hak demokrasi, setiap orang boleh berbicara, berpendapat. Silakan,” kata Presiden Joko Widodo pada sesi keterangan pers

Melalui keterangan tertulisnya, Koordinator Staf Khusus Presiden Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana menuturkan, dalam negara demokrasi, kebebasan untuk menyampaikan pendapat, seruan, petisi, ataupun kritik harus dihormati.

”Kemarin Bapak Presiden juga telah menegaskan freedom of speech adalah hak demokrasi,” ujar Ari melalui keterangan tertulis.

Ari menuturkan, perbedaan pendapat, perbedaan perspektif, perbedaan pilihan politik adalah sesuatu yang sangat wajar dalam demokrasi dan kritik adalah vitamin untuk terus melakukan perbaikan pada kualitas demokrasi.

Sebelumnya, sejumlah kampus di Tanah Air menyampaikan keprihatinan terkait kontestasi Pemilu 2024.

Mereka gelisah dengan perkembangan politik di Tanah Air yang dipandang semakin keluar dari jalur demokrasi dan reformasi.

Penyelenggara negara, yakni Presiden, diminta tanggap mengantisipasi dengan menjawab semua poin dengan baik serta punya kesadaran terhadap suara dari kampus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.