Banten

Anies Baswedan Umumkan Timnas Pemenangan AMIN, Berikut Daftar dan Profile Singkatnya

Mitha Theana | 14 November 2023, 17:43 WIB
Anies Baswedan Umumkan Timnas Pemenangan AMIN, Berikut Daftar dan Profile Singkatnya

AKURAT BANTEN - Anies Baswedan mengumumkan daftar Timnas Pemenangan AMIN, sebelum pengundian nomor urut di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Dilansir dari akun X Anies Rasyid Baswedan @aniesbaswedan, terdapat sejumlah nama tokoh masuk di dalamnya. 

"Selamat bekerja Timnas Pemenangan AMIN. Jangkau semua, rangkul semua. Jadikan ikhtiar untuk menghadirkan perubahan untuk Indonesia yang lebih adil sebagai gerakan semesta," katanya, dikutip Akurat Banten, Selasa (14/11/2203).

Baca Juga: PDIP PECAT Boby Nasution Karena Langgar Kode Etik PDIP

Berikut daftar Timnas Pemenangan AMIN:

1. Captain: Marsekal Madya TNI (Purn.) Muhammad Syaugi Alaydrus, dibantu Co-Captain: Sudirman Said, Thomas Lembong, Suyoto, Leontinus Alpha Edison, Mohammad Jumhur Hidayat, M. Azrul Tanjung, Nihayatul Wafiroh, Ki Anom Suroto, Muzzammil Yusuf, KH Nasirul Mahasin, Yusuf Muhammad Martak, dan KH Maksum Faqih.

2. Sekretaris Jendral: Novita Dewi dan Bendahara Umum: Gede Widiade. Tim Hukum Nasional: Ari Yusuf Amir.

Berikut profile singkat Timnas Pemenangan Amin:

1. Kapten: Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus, merupakan penerima anugerah Bintang Dharma, asli Malang dan lulusan Akademi AU 1984. Syaugi adalah pilot jet tempur F-16 Fighting Falcon dengan 2000 jam pengalaman terbang dengan F16.

2. Co-Kapten (Ketua Harian): Sudirman Said merupakan aktivis anti korupsi.

Baca Juga: Konter HP di Pandeglang Dibobol Maling, Pelaku Terekam Kamera CCTV

Dia juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia 2014-2016 dan salah satu pendiri MTI (Masyarakat Transparansi Indonesia), dan pimpinan rekonstruksi tsunami Aceh serta mantan sekjen PMI.

3. Co-Kapten: Thomas Trikasih Lembong adalah Ekonom Senior Indonesia, Lulusan dari Harvard University, Amerika Serikat.

Dia juga profesional yang malang melintang di bisnis banking dan investment baik dalam dan luar negeri.

Pernah menjadi Menteri Perdagangan RI (2015-2016) dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (2016-2019) serta dikenal penulis pidato internasional Presiden Joko Widodo.

4. Co-Kapten: Suyoto (Kang Nyoto) menjabat Koordinator Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis DPP Nasdem sekaligus mantan Bupati Bojonegoro.

Baca Juga: Firli Bahuri Dua Kali Mangkir dari Pemeriksaan, Polda Metro Berani Jemput Paksa Ketua KPK?

5. Co-Kapten: Al Muzzammil Yusuf merupakan ketua umum pertama PKS pada 2002-2003, asli Lampung dan lulusan Universitas Indonesia.

6. Co-Kapten: Nihayatul Wafiroh, yang merupakan tokoh penggerak perempuan, anggota DPR RI, lulusan dari IAIN Yogyakarta, Universitas Hawaii Amerika Serikat dan UGM masuk ke politik. Nihayatul merupakan aktivis dan akademisi.

7. Co-Kapten: M. Azrul Tanjung, adalah Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU).

Azrul juga seorang peneliti sekaligus akademisi dengan fokus pengembangan ekonomi syariah. 

Baca Juga: Tangisan 'MEGAWATI' Atas Kekakalahan Timnya, Hingga Posisi TOP SKOR Miliknya Melorot Sampai Posisi Ke-8

8. Co-Kapten: KH Nasirul Mahasin, merupakan kakak dari Gus Baha dan Pengasuh Ponpes Tahfidzul Quran, Rembang. Pernah menjabat Wakil Bupati Rembang (2000-2005). 

9. Co-Kapten: Leontinus Alpha Edison, pemuda asli Pontianak ini, menjadi Co Founder Tokopedia yang merupakan perusahaan start up karya anak bangsa.

10. Co-Kapten: Yusuf Muhammad Martak, adalah Ketua Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama.

11. Co-Kapten: Ki Anom Suroto, adalah budayawan senior, dalang wayang kulit Purwa yang pernah mendalang di 5 benua.

Baca Juga: KESEDIHAN Sri Mulyani Adalah Gambaran Dari Sejumlah Tekanan Yang Berkecamuk Dalam Nuraninya Yang Masih Merah Putih

12. Co-Kapten: Mohammad Jumhur Hidayat, adalah aktivis pergerakan dan pemberdayaan rakyat, Kepala BNP2TKI (2007-2014) serta Kepala Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (2022-2027).

13. Co-Kapten: KH. Maksum Faqih, adalah Putra bungsu KH Abdullah Faqih almarhum, pengasuh pondok pesantren Langitan, Widang, Tuban, Pengurus PBNU.

14. Sekretaris Jenderal: Novita Dewi, merupakan seorang Womenpreneur.

Dia pernah menjadi Direktur Utama Jakarta Experience Board (JXB) (2019-2023), Peraih Chief Marketing Officer (CMO) of The Year 2022 dan 2023 atas perannya mentransformasi BUMD Jakarta Tourisindo atau yang sekarang lebih dikenal menjadi JXB.

Di bawah kepemimpinan Novita Dewi, JXB mampu mengubah JXB atau sebelumnya Jakarta Tourisindo yang selalu merugi menjadi perusahaan yang membukukan laba tiga tahun berturut-turut.

Baca Juga: Pj Bupati Lebak Tegaskan ASN Harus Netral di Pemilu

15. Bendahara Umum: Gede Widiade, adalah investor tujuh klub berbeda pada 2011-2021 dan pengelola Pancoran Soccer Field.

16. Ketua Tim Hukum Nasional: Ari Yusuf Amir, berpengalaman menangani perkara sengketa di Mahkamah Konstitusi.

Pernah juga menjadi kuasa hukum mantan Ketua KPK Antasari Azhar, kuasa hukum mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji, dan kuasa hukum mantan KSAD Jenderal Purn. Ryamizard Ryacudu. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.