Channel Youtube AB: Seorang Purnawirawan Jenderal Bintang 4 Diduga Pernah Diminta Rp2 M saat Cucunya Masuk Akpol

AKURAT BANTEN - Channel Youtube Anak Bangsa (AB) TV milik Rudi S Kamri dalam Opinirudi, bongkar bobroknya institusi kepolisian di Indonesia.
Dikutip Akurat Banten dari Channel "Opinirudi" ini, terkait "Masuk polisi bayar polisi" mengaku pernah mendengar jika seorang jenderal bintang empat mantan kepala staf, saat cucunya mau masuk Akademi Kepolisian (Akpol) harus membayar 2 milyar kepada oknum kepolisian saat itu.
Rudi menilai, aparat kepolisian sudah bertindak bukan lagi sebagai institusi layaknya sebagai pelayan masyarakat, namun sudah ugal-ugalan.
Baca Juga: Pekerja Meninggal di PT Sinar Tjokro Energi, Serikat Pekerja Desak Aparat Bertindak
Hal ini, Ia menuturkan seperti kasus Sambo dan juga aksi penembakan sesama polisi terkait pengamanan atau bagi jatah wilayah tambang.
Belum cukup sampai disitu, tindakan memalukan institusi ini, ketika melakukan pemerasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) Malaysia yang ingin nonton konser DPW 2024 mencapai Rp32 Miliar.
Sebuah akun yang ikut berkomentar di Channel AB ini, mengungkapkan 8 prilaku bobrok aparat kepolisian selama ini, seperti:
Baca Juga: Soal Korupsi Sampah Pemkot Tangsel, PT Ella Pratama Perkasa Siap Dipanggil Kejati Banten
Akun @nofan.......
Ini borok Polisi selama ini :
1. Pungli tilang
2. Nembak pembuatan SIM
3. Tebus pelaku narkoba / tebus tahanan
4. Manipulasi kejadian demi cliam Jasa Raharja
5. Jadi backing judi online
6. Masuk jadi anggota perlu suap / sogok biar lolos
7. Jebakan korban narkoba kriminalisasi / manipulasi penetapan pelaku narkoba tidak semestinya padahal tidak tahu apa² ttg barang bukti
8. Tidak tanggap laporan kriminal, ga ada uang ga diusut kecuali ada intervensi pejabat publik / diviralkan dulu / didemo dulu / diulas banyak kalangan dulu...
Terserah mau sangkal atau keberatan, silahkan ... (*******)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







