Banten

Bareskrim Selidiki Peretasan Data Pemilih di KPU, Apakah Pelaku Akan Ditangkap?

Himayatul Azizah | 29 November 2023, 18:45 WIB
Bareskrim Selidiki Peretasan Data Pemilih di KPU, Apakah Pelaku Akan Ditangkap?

 

AKURAT BANTEN - Bareskrim Polri tengah menyelidiki adanya dugaan kebocoran data pemilih di situs resmi milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah diretas oleh pihak tertentu untuk tujuan pemilu 2024.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adi Vivid Bachtiar mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan atas kebocoran data KPU terkait penjualan data pemilih melalui situs Breach Forum tersebut.

Kata Adi Vivid, pihaknya juga tengah mendalami setelah melakukan patroli siber bersama pihak lain untuk mengetahui pihak yang melakukan peretasan.

"Terkait informasi dugaan kebocoran data KPU kami dapati dari hasil Patroli Siber, dan team CSIRT kami sedang melakukan penyelidikan," kata Adi Vivid dalam keterangan di Jakarta, Rabu (29/11).

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pihak IT KPU terkait kebocoran data pemilih di KPU.

"Serta berkordinasi dengam stake holder terkait termasuk dengan pihak KPU," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, adanya peretas data pemilih mengatasnamakan akun anonim Jimbo yang mengklaim telah melakukan peretasan situs resmi KPU.

Akun Jimbo dalam melakukan peretasan, berhasil mendapatkan sebanyak 204 juta data identitas pemilih di KPU untuk kepentingan Pemilu 2024.

Jumlah yang hampir sama dengan jumlah pemilih di dalam daftar pemilih tetap (DPT) KPU RI sebanyak 204.807.203 pemilih di Pemilu 2024.

Jimbo membuktikan hasil peretasannya itu dengan memperlihatkan contoh 500 ribu daftar pemilih yang berhasil diretas dan diunggah di situs Breach Forum, yang akan digunakan untuk jual beli hasil peretasan.

Dalam keterangannya, kata dia, akan menjual data pemilih yang berhasil diretas tersebut senilai Rp 1,1 miliar.

Ia juga membagikan beberapa tangkapan layar dari situs https://cekdptonline.kpu.go.id/ untuk meyakinkan kebenaran data pemilih yang berhasil diretas. []

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.