Banten

Mitos atau Fakta: Tidur Di Siang Hari, Bisa Akibatkan Gemuk

Saeful Anwar | 23 Oktober 2024, 09:56 WIB
Mitos atau Fakta: Tidur Di Siang Hari, Bisa Akibatkan Gemuk

AKURAT BANTEN - Sebagian besar masyarakat meyakini bahwa tidur siang itu membikin badan gemuk. Padahal, faktanya belum tentu demikian. Nah, bila Anda termasuk yang percaya dengan hal ini, mari simak faktanya agar Anda tidak lagi mendapatkan informasi yang keliru.

Anggapan bahwa tidur siang bikin gemuk sepertinya sudah cukup melekat di tengah masyarakat. Hal ini membuat sebagian orang menjadi enggan tidur siang karena anggapan tersebut.

Padahal, tidur siang bisa memberikan beragam manfaat, mulai dari meningkatkan suasana hati, membuat tubuh menjadi lebih rileks, mengurangi rasa lelah, hingga meningkatkan konsentrasi.

Baca Juga: Mitos Atau Fakta: Tidur Dengan Lampu Menyala, Mengganggu Kesehatan

Fakta tentang Tidur Siang Bikin Gemuk
Sebenarnya, tidur siang menyebabkan gemuk tidak sepenuhnya benar, selama tidur siang dilakukan secukupnya. Kriteria tidur siang yang cukup adalah selama 20–30 menit saja.

Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa tidur siang lebih dari 40 menit bisa meningkatkan risiko sindrom metabolik, yaitu sekumpulan gangguan kesehatan yang terjadi bersamaan.

Beragam gangguan tersebut meliputi kelebihan berat badan atau obesitas.

Di samping itu, tidur siang lebih dari 30 menit juga bisa menyebabkan sleep inertia yang ditandai dengan gejala kebingungan, pusing, dan rasa kantuk meningkat.

Baca Juga: Catat! Ini Cara Melakukan Meditasi yang Benar, Bisa Meningkatkan Kualitas Tidur

Nah, kesimpulannya, tidur siang tidak serta-merta menyebabkan berat badan meningkat, asalkan tidak berlebihan. Jadi, batasi waktu tidur siang, yaitu tidak lebih dari 30 menit setiap harinya.

Selain itu, tidurlah pada pukul 12.30–15.00, sebab tidur siang di atas jam tersebut bisa membuat

Anda sulit tidur di malam hari dan akhirnya menjadi begadang. Padahal, kebiasaan begadang justru memicu seseorang memiliki berat badan berlebih [**]

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman