Banten

Mitos atau Fakta: Mandi Malam Hari Sebabkan Rematik

Saeful Anwar | 18 Maret 2024, 13:34 WIB
Mitos atau Fakta: Mandi Malam Hari Sebabkan Rematik

AKURAT BANTEN - Kesibukan bekerja terkadang melewati waktu yang harus diperhatikan. Bahkan kegiatan sehari-hari perlu mendapat perhatian yang serius untuk menjaga kesehatan. Agar tetap fit dan segar bugar.

Misalnya saja waktu makan, waktu tidur dan juga waktu mandi. Mitos atau fakta jika mandi di malam hari, memicu datangnya penyakit rematik ?

Dikutip dari laman halodoc.com, ahli kesehatan menjelaskan bahwa udara dingin dan air dingin merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan penyakit rematik.

Untuk pengidap penyakit rematik, disarankan sebaiknya hindari mandi pada malam hari. Namun, jika sobat ingin mandi di malam hari, sebaiknya gunakan air hangat.

Suhu dingin dapat mengakibatkan kapsul pada sendi menjadi mengkerut. Kondisi ini menyebabkan munculnya rasa nyeri pada pengidap rematik.

Rematik sendiri merupakan penyakit yang menyebabkan radang, kemudian mengakibatkan rasa nyeri, kaku, dan bengkak pada sendi.

Penyakit ini disebabkan oleh gangguan autoimun. tangan, pergelangan tangan, kaki, dan lutut merupakan bagian tubuh yang sering terkena penyakit rematik.

Bagaimana Gejala Penyakit Rematik?

Penyakit rematik timbul dengan gejala nyeri dan kekakuan sendi yang memburuk pada pagi hari setelah bangun tidur atau setelah duduk dalam waktu yang lama.

Kekakuan biasanya membaik dengan melakukan pergerakan. Gejala penyakit rematik ini cenderung hilang dan timbul.

Gejala lainnya seperti lelah, gatal pada mata dengan sensasi terbakar, bisul pada kaki, penurunan nafsu makan, kebal pada kulit telapak kaki dan kesemutan, sesak, demam, sendi memerah, nyeri, dan bengkak.

Jadi berdasarkan uraian diatas, fakta bahwa mandi malam hari dapat menyebabkan penyakit rematik.(**)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.