Ternyata Inilah Sejarah Opor Ayam Jadi Menu Khas Lebaran

AKURAT BANTEN - Saat perayaan Eid al-Fitr atau Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga di Indonesia menyajikan berbagai hidangan khas. Salah satu yang hampir selalu hadir di meja makan adalah opor ayam. Hidangan berkuah santan dengan bumbu rempah ini biasanya disajikan bersama ketupat atau lontong.
Baca Juga: Asal Usul Ketupat Saat Lebaran dan Makna Filosofinya
Opor ayam memiliki sejarah panjang dalam kuliner Nusantara. Banyak ahli kuliner menyebut bahwa hidangan ini berasal dari wilayah Jawa dan mulai berkembang sekitar abad ke-15 hingga ke-16. Opor muncul sebagai adaptasi dari masakan kari yang telah lebih dahulu dikenal di Nusantara, kemudian disesuaikan dengan selera masyarakat Jawa yang cenderung menggunakan rempah lebih ringan.
Selain itu, opor ayam juga dianggap sebagai hasil akulturasi budaya kuliner dari berbagai wilayah. Pengaruh masakan India dan Arab terlihat dari penggunaan rempah-rempah dan santan yang menjadi ciri khas hidangan tersebut. Seiring waktu, masakan ini kemudian berkembang menjadi bagian dari tradisi kuliner Indonesia.
Baca Juga: Pesawat Kargo Rusia Kirim 13 Ton Obat ke Iran di Tengah Konflik dan Blokade
Opor ayam akhirnya identik dengan Lebaran karena sering disajikan bersama ketupat dalam perayaan Idul Fitri. Kombinasi keduanya menjadi simbol kebersamaan keluarga setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Kuah santan yang berwarna putih juga sering dimaknai sebagai simbol kesucian, menggambarkan manusia yang kembali ke fitrah setelah Ramadhan.
Baca Juga: Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Persiapan Lebaran di Tengah Aktivitas yang Padat
Hingga saat ini, opor ayam tetap menjadi salah satu hidangan wajib saat Lebaran di berbagai daerah di Indonesia. Selain rasanya yang gurih dan lezat, makanan ini juga menyimpan nilai budaya dan sejarah yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan









