Kareku Kandei & Gambus Babarao: Warisan Budaya Bima yang Memukau Dunia

AKURAT BANTEN-Indonesia memiliki beragam budaya yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Beberapa di antaranya bahkan sudah ada yang mendunia, seperti Tari Saman dari Aceh.
Nah, kali ini kita akan membahas tentang salah satu budaya unik yang berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat, yaitu Kareku Kandei.
Kareku Kandei merupakan tradisi memukul lesung yang dilakukan oleh sekelompok perempuan sambil bernyanyi dan menari.
Lesung adalah alat tradisional yang terbuat dari kawyu yang digunakan untuk menumbuk padi. Tradisi ini biasanya dilakukan pada saat panen padi atau pada acara-acara adat lainnya.
Kareku Kandei tidak hanya sekadar memukul lesung, tetapi juga memiliki unsur seni yang tinggi. Irama yang dihasilkan dari pukulan lesung sangat beragam dan indah.
Selain itu, nyanyian dan tarian yang mengiringi Kareku Kandei juga sangat menarik untuk disaksikan.
Baca Juga: Dapur MBG di Pamulang Tangsel Terbakar, Diduga Disebabkan Kebocoran Gas
Kareku Kandei telah menjadi daya tarik wisata yang cukup populer di Bima. Banyak wisatawan yang datang ke Bima untuk menyaksikan langsung tradisi unik ini.
Selain itu, Kareku Kandei juga sering ditampilkan dalam berbagai festival budaya di Indonesia.
Selain Kareku Kandei, Bima juga memiliki tradisi unik lainnya yang bernama Gambus Babarao.
Baca Juga: Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bank Emas, Banyak Hasil Tambang Emas Disimpan di Luar Negeri
Gambus Babarao adalah tradisi memainkan alat musik gambus yang diiringi dengan nyanyian dan tarian.
Tradisi ini biasanya dilakukan pada acara-acara adat atau pada saat perayaan hari besar Islam.
Gambus Babarao juga memiliki unsur seni yang tinggi. Irama yang dihasilkan dari alat musik gambus sangat merdu dan enak didengar.
Baca Juga: Pesta Liar di Kantor Dinas PUPR Kutai Timur: Joget di Meja, Sawer Uang, Tuai Kecaman!
Selain itu, nyanyian dan tarian yang mengiringi Gambus Babarao juga sangat indah untuk disaksikan.
Kareku Kandei dan Gambus Babarao adalah dua contoh tradisi unik yang dimiliki oleh masyarakat Bima.
Kedua tradisi ini memiliki nilai seni yang tinggi dan telah menjadi daya tarik wisata yang cukup populer di Bima.
Baca Juga: Jeritan Driver Ojol: Kami Juga Manusia, Layak Dapat THR Setara UMP!
Berikut adalah beberapa hal menarik tentang Kareku Kandei:
* Kareku Kandei telah menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTB) yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
* Kareku Kandei sering ditampilkan dalam berbagai festival budaya di Indonesia, seperti Festival Pesona Tambora dan Festival Seni Tradisi.
* Kareku Kandei telah menjadi inspirasi bagi banyak seniman dan musisi di Indonesia.
Baca Juga: Pilihan SULIT: Demi Keluarga, Siswi SMP Gantikan Kakaknya Menikah!
Berikut adalah beberapa hal menarik tentang Gambus Babarao:
* Gambus Babarao sering dimainkan pada acara-acara adat, seperti upacara pernikahan dan upacara khitanan.
* Gambus Babarao juga sering dimainkan pada saat perayaan hari besar Islam, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha.
* Gambus Babarao telah menjadi salah satu ikon budaya yang penting di Bima.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh tentang budaya Bima (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 5Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 8Tak Bisa Lari Lagi! KPK Garong Pejabat BBPJN Sumut Dicky Erlangga Usai Mangkir dari Pemeriksaan
- 9Dokter Tifa Singgung Ancaman Penjara 7 Tahun di Sidang Ijazah Jokowi, Peringatan untuk Siapa?
- 10TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa





