BANTEN Dahulu Bernama BANTAM, Simak Ulasan Menariknya Check it Out!

AKURAT BANTEN - Banten adalah sebuah provinsi di Pulau Jawa, Indonesia. Provinsi ini dulunya merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat.
Namun dipisahkan sejak tahun 2000, dengan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 dengan pusat pemerintahannya berada di Kota Serang.
Letak geografis Provinsi Banten pada batas Astronomi 105º1'11² - 106º7'12² BT dan 5º7'50² - 7º1'1² LS, dengan jumlah penduduk Provinsi Banten adalah 12.251.985 jiwa (BPS Provinsi Banten 2020-2023).
Baca juga: RUMAH POHON 50 M Tertinggi di Dunia Ternyata ada di PAPUA suku KOROWAI
Terletak di Ujung Barat Pulau Jawa sehingga memposisikan Banten sebagai pintu gerbang Pulau Jawa dan Sumatera serta berbatasan langsung dengan wilayah DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara.
Posisi geostrategis ini tentunya menyebabkan Banten sebagai penghubung utama jalur perdagangan Sumatera – Jawa bahkan sebagai bagian dari sirkulasi perdagangan Asia dan Internasional serta sebagai lokasi aglomerasi perekonomian dan permukiman yang potensial.
Batas wilayah sebelah Utara berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah Barat dengan Selat Sunda, serta di bagian Selatan berbatasan dengan Samudera Hindia, sehingga wilayah ini mempunyai sumber daya laut yang potensial.
Nah, Begini kisah BANTAM menjadi BANTEN!
Karena terdapat banyak versi, Penulis mencoba mereferensikan hanya empat saja yang mungkin bisa menjadi pustaka pengetahuan kita, Antara lain:
1. Kata BANTAM muncul, salah satunya adalah karena memang disebabkan lidah orang Barat kesulitan dalam mengucapkan kata Banten. Sehingga kebanyakan orang barat menyebutkan kata Banten dengan sebutan Bantam.
Baca juga: Prediksi Timnas U-24 vs Cina Taipei, Mengunci Tiket 16 Besar Asian Games?
2. Pada saat pertama kali orang orang barat mendarat di Banten, mereka menyebut Bantam untuk menggambarkan karakteristik orang Banten yang memiliki tubuh kecil tapi pemberani.
3. Namun ada juga diceritakan bahwa nama Bantam berasal dari tingkatan kelas tinju yang diklasifikasikan bukan untuk orang berukuran fisik tinggi besar, melainkan untuk orang yang berukuran fisik kecil dan sedang, ciri-ciri tersebut merupakan ciri umum masyarakat Banten pada saat itu.
4. Istilah Bantam muncul di sebabkan terdapat ayam jantan berukuran mini atau ayam kate tetapi dengan kemampuan bertarungnya mampu mengalahkan ayam yang berukuran dua sampai tiga kali lipat dari ukuran badannya.
Semoga kisah ini memberi manfaat, Walaupun sampai saat ini belum ada pembuktian secara ilmiah maupun sumber yang dapat di percaya, Namun kisahnya cukup menarik untuk di telusuri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









