Viral, Anggota KPPS di Lebak Berpose 2 Jari saat Bimtek di Kecamatan Kalanganyar

AKURAT BANTEN - Foto anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) berpose dua jari beredar di Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten.
Dalam foto yang beredar, tampak seorang wanita berkacamata yang diduga anggota KPPS Pemilu 2024, melambaikan dua tangannya dengan pose dua jari di sela-sela kegiatan bimtek pemungutan dan penghitungan suara yang dilaksanakan oleh PPK Kecamatan Kalanganyar pada Sabtu (27/1/2024) di lapangan futsal Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar.
Menanggapi beredarnya foto tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak, Nimatullah kepada wartawan mengungkapkan, bakal menelusuri kebenaran dan klarifikasi apa maksud yang dilakukan anggota KPPS tersebut.
“Saya baru melihat fotonya, tentu akan kami dalami apakah yang di foto itu ekspresi yang mencerminkan apa, perlu kami lakukan penelusuran dahulu. Hasilnya akan kita sesuaikan dengan hasil penelusuran dan pendalaman," katanya, Selasa (30/1/2023)
Nimatullah menjelaskan, ada mekanisme yang diatur dalam PKPU terkait pelanggaran kode etik. Bahkan, kata dia, jika pelanggaran itu kategori berat sanksi pemberhentian bakal diterima anggota KPPS itu.
"Sanksi tergantung kategorinya, misalkan berat bisa disanksi pemberhentian, ringan berupa teguran. Kode etik itu diatur dalam PKPU,” jelasnya.
Nimatullah belum bisa memberikan komentar lebih lanjut apa yang menjadi tujuan berfoto dengan fose dua jari tersebut termasuk sanksi bagi anggota KPPS tersebut. Sebab kata dia, ditempat banyak orang biasanya ekspresi secara reflek bisa terjadi.
Baca Juga: Beredar Video Ledakan di Semen Padang Hospital Kota Padang, Sumatera Barat
“Kita lihat nanti hasilnya, kadang kalau lagi banyak orang ada ekspresi yang reflek dilakukan. Tapi tetap kami coba telusuri, dan dalami apakah ini masuk pada pelanggaran kode etik maupun lainnya,” ujarnya.
Nimatullah mengaku sering memberikan imbauan baik kepada jabatan ditingkat KPU maupun ke badan adhoc terkait hal-hal yang bisa merugikan penyelenggara.
“Setiap rakor atau setiap pertemuan KPU dengan adhock, dan semua divisi selalu menyampaikan agar teman-teman adhoc agar bisa menjaga amanah, integritas dengan baik dan menjalankan aturan-aturan yang ada, dan terkait itu sering saya sampaikan ke adhoc baik PPK PPS setiap rakor, kita harus berada dibagian tengah," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 2Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 3TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 4Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 8Dokter Tifa Singgung Ancaman Penjara 7 Tahun di Sidang Ijazah Jokowi, Peringatan untuk Siapa?
- 9Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 10PROJO Peringatkan Gerindra soal Gibran, Prabowo Disebut Bakal Jadi Target Berikutnya!







