Jelang Pemilu 2024, Kantor PPK Kalanganyar Sering dalam Keadaan Kosong

AKURAT BANTEN - Sejumlah warga di Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, mendapati kantor Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kalanganyar dalam keadaan sepi alias kosong.
Hal ini disampaikan warga Desa Pasirkupa, Kecamatan Kalanganyar, Marpausi. Padahal, menurut Marpausi, pelaksanaan Pemilu 2024 tinggal menghitung hari.
PPK itu bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPS), dan Pantarlih (Petugas Administrasi Pemilu) memahami dan melaksanakan pemutakhiran data dan penyusunan daftar Pemilih sesuai peraturan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Baca Juga: Ide Cerdas: Gampang Banget Silet Cukur Tumpul Bisa Langsung Tajam Luar Biasa, Modal 1 Bahan
Uci mengungkapkan, kalaupun PPS dan Pantarlih di wilayah Kecamatan Kalanganyar ini sudah memahami tugas dan kewajibannya, maka tidak elok Sekretariat PPK ini dalam keadaan sepi tidak ada yang berjaga.
"Sepi tidak ada aktivitas, yang piketpun itu tidak ada. Ya memang hari Minggu, tapi minimalnya ada yang ditugaskan untuk berjaga atau piket," ungkap Ketua Abdi Gema Perak (AGP) yang dikenal vokal dalam mengawasi kebijakan pemerintah, Senin (29/1/2024).
Ia menjelaskan, pantas saja minim informasi yang di dapat masyarakat terkait tahapan penyelenggaraaan Pemilu 2024 di wilayah Kecamatan Kalanganyar.
Gak tahunya, Sekertariat PPK yang ada di belakang Kantor Kecamatan ternyata sepi tanpa ada petugas. Bahkan kata Uci, dirinya curiga bahwa Sekretariat itu jarang digunakan.
"Kosong seperti tidak pernah ada aktivitas. Kondisi ini terlihat dari rumput liar yang tumbuh dilantai, ruangan yang terlihat dari luar kaca itu berantakan. Kalau kaya gini buat apa ada Sekretariat PPK," jelasnya.
Baca Juga: Perlu Diketahui, Orang Yang Tidak Disarankan Minum Kopi
Uci menyayangkan, atas kondisi yang terjadi di PPK Kalanganyar. Ia berharap, kondisi seperti ini segera dilakukan perbaikan agar pelayanan informasi bisa berjalan dengan baik.
"Kalau kondisi ini dibiarkan saya menilai ini tidak baik, karena fungsi layanan informasi jadi tidak berfungsi dengan baik. Perlu di ingat dan dicatat penyelenggara Pemilu dalam hal ini PPK di Kecamatan Kalanganyar itu di awasi masyarakat, karena kegiatan mereka kan dibiayai negara. Kalau seperti ini lantas anggarannya kemana," pungkas Marpausi seraya bertanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 9Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 10MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus








