Antisipasi Rabies, Puskeswan Pandeglang Akan Gelar Vaksinasi
Elza Hayarana Sahira | 24 September 2023, 07:39 WIB

AKURAT BANTEN - Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kabupaten Pandeglang, menyediakan, setidaknya 450 vaksin anti rabies. Tujuannya, untuk mengantisipasi timbulnya ancaman penyakit rabies yang ditularkan, baik dari hewan ke hewan maupun hewan ke manusia.
"Saat ini Pandeglang dinyatakan bebas dari ancaman rabies. Namun, kami tetap waspada dan terus mengantisipasinya dengan gencar melakukan vaksinasi anti rabies kepada hewan, seperti Anjing, Kera, Kucing dan Musang," kata Kepala Puskeswan Pandeglang, Ade Setiawan kepada Akurat Banten. Sabtu (23/9/2023).
Menurut Ade, sebetulnya pelaksanaan vaksinasi ini sudah berjalan dari Bulan Januari hingga September 2023 ini. Namun, akan diteruskan kembali pada 7 Oktober 2023 kedepan melalui acara gebyar vaksinasi untuk hewan, seperti kucing, monyet, musang dan anjing.
"Vaksinasi yang telah dilakukan pada Januari hingga saat ini, lebih menerapkan sistem jemput bola, terutama di wilayah Pandeglang selatan. Seperti di Kecamatan Menes, Labuan dan Cibaliung. Karena wilayah selatan hewan anjingnya banyak. Terlebih, warga disana memanfaatkan anjing untuk menjaga keamanan usahanya," ujarnya.
Ade menjelaskan bahwa pelaksanaan gencar vaksinasi ini bertujuan, untuk mencegah terjadinya penularan infeksi rabies yang disebabkan dari gigitan hewan kepada manusia. Sedangkan, dari 450 vaksin. 300 untuk hewan anjing, kemudian 150-nya untuk hewan kucing, musang dan monyet.
"Tanggal 7 Oktober 2023 kedepan. Sudah kita siapkan 150 vaksin anti rabies di Puskeswan Pandeglang. Di hari tersebut, kami akan memberikan vaksin kepada hewan peliharaan warga, seperti kucing kera dan anjing," ujarnya.
Ia menghimbau, setiap pemberian vaksin anti rabies warga tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan biaya. Sebab, vaksin anti rabies ini gratis. Terlebih, setiap satu tahun hewan harus rutin divaksin anti rabies.
"Setiap harinya kami selalu menerima layanan pemberian vaksin anti rabies untuk hewan peliharaan warga di Puskeswan Pandeglang," pungkasnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan








