Mengenal Ampiang Dadiah, Yoghurt Susu Kerbau Tradisional Khas Minang

AKURAT BANTEN - Ampiang dadiah adalah salah satu makanan asal Sumatera Barat. Makanan satu ini dikenal sebagai yoghurt tradisionalnya khas minang. Adapun bahan baku utama pembuatan ampiang dadiah yaitu susu kerbau.
Ampiang dadiah menjadi makanan yang sudah ada sejak zaman dahulu. Ampiang dadiah berasal dari bahasa minang, kata “ampiang” yang berarti berdekatan dan “dadiah” berarti susu yang di fermentasi.
Sederhananya ampiang dadiah adalah susu kerbau yang difermentasi secara alami di dalam wadah buluh atau sejenis ruas bambu selama 2-3 hari sampai susu kerbau yang difermentasi bisa membeku dan mengeras. Proses fermentasi inilah yang nantinya akan menghasilkan tekstur yang lembut dengan cita rasa yang nikmat.
Baca Juga: 6 Manfaat Buah Markisa Bagi Kesehatan, Bisa Turunkan Risiko Kanker!
Makanan ini dinamakan ampiang dadiah karena biasanya masyarakat menikmati dadiah bersamaan dengan siraman gula aren dan ampiang (emping) ketan.
Seperti produk fermentasi pada umumnya, ternyata ampiang dadiah juga memiliki manfaat untuk memelihara kesehatan usus. Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara pembuatan ampiang dadiah khas minang.
Cara Membuat Dadiah
Jika umumnya yoghurt yang difermentasi diberikan bakteri, berbeda dengan proses fermentasi dadiah. Dalam proses fermentasinya dadiah ini dilakukan secara spontan tanpa tambahan bahan apapun.
Baca Juga: Manfaat Konsumsi Pepaya Bagi Kesehatan, Bisa Mencegah Penyakit Kanker!
Proses pembuatan awal dadiahcukup dengan memasukan susu kerbau ke dalam wadah bambu berukuran 15-30 dan kemudian tutup bambu dengan daun pisang atau daun waru. Kemudian susu yang sudah berada di dalam bambu tersebut didiamkan selama 2-3 hari.
Adapun bambu yang digunakan haruslah bamboo yang baru ditebang tanpa proses pencucian. Hal ini dikarenakan mikroba dalam bambu tersebutlah yang akan berperan dalam proses fermentasinya.
Adapun untuk cara penyajian sudah dijelaskan yaitu dengan menambahkan siraman air gula dan ampiang ketan pada susu kerbau yang sudah di fermentasi menjadi dadiah.
Nah, itulah penjelasan mengenai ampiang dadiah yang disebut sebagai yoghurt tradisionalnya minang. Apa kamu tertarik untuk mencobanya?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 2Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 3Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 4Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 5Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 6Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 7Infrastruktur IT Badan Gizi Nasional Lumpuh, Sinkronisasi Data MBG di Lapangan Kacau
- 8Buntut OTT Kepala BPN, Warga Tanah Tinggi Buka Suara Soal Dugaan Pungli PTSL Rp27,5 Juta
- 9Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 10Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan








