Terus Berinovasi, PT Sunrise Steel Kembali Cetak Rekor MURI

AKURAT BANTEN - Produsen bahan baja lapis aluminium seng (BjLAS ) PT Sunrise Steel, kembali meraih rekor Museum Dunia-Indonesia (MURI).
Ini merupakan kali ketiga PT Sunrise Steel meraih rekor MURI, yakni pada 2020, 2022 dan 2023.
Penghargaan tersebut diberikan setelah PT Sunrise Steel, produsen Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) meluncurkan produk inovasi terbarunya, Zinium Diservo yang memiliki massa lapisan berbeda antara sisi atas dan bawah.
Baca Juga: Status Tanggap Darurat TPA Rawa Kucing Dicabut, Warga Terdampak Ditawari Rusunawa
General Manager Sales & Marketing PT Sunrise Steel, Filipus Tedjo Baskoro mengatakan, inovasi ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.
Pihaknya pun optimistis permintaan bahan baja ringan akan terus meningkat, untuk menunjang sektor konstruksi.
"Untuk tantangan saat ini adalah terjadinya fluktuasi harga baja dengan tren kenaikan harga. Hal ini tidak diimbangi dengan peningkatan daya beli masyarakat," ujar Filipus kepada Akurat Banten, Jumat (3/11/2023).
Pada sisi lain, Filipus mengaku, peredaran baja ringan yang ditawarkan dengan harga yang “asal murah” kian marak yang menurutnya produk seperti ini cenderung mengabaikan spesifikasi serta kualitas bahan baku yang digunakan.
Sehingga kehadiran produk Zinium Diverso diharapkannya menjawab tuntas kebutuhan di pasar konstruksi saat ini.
Sebab, dunia konstruksi ini membutuhkan produk dengan kualitas terbaik namun dengan tetap dengan harga lebih terjangkau.
"Di mana tujuan dari inovasi tersebut guna memenuhi kebutuhan pasar dengan spesifikasi terkini yang tahan tahan terhadap korosi akibat perubahan cuaca ekstrim serta lebih ekonomis," terangnya.
Diketahui, PT Sunrise Steel merupakan perusahaan baja lapis aluminium seng pertama dengan produk bahan baku merk Zinium yang menyediakan fasilitas Slitting Machine guna mendukung kebutuhan Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) dengan kapasitas produksi terbesar mencapai 400.000 ton per tahun.
Penyerahan penghargaan MURI ini diberikan disela-sela program Talkshow Konstruksi Indonesia 2023 bertemakan "Time to Talk: Baja Ringan Inovatif dengan Bahan Berkualitas Tinggi untuk Konstruksi Lebih Baik" di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Kamis, (2/11/2023).
Baca Juga: PERTANYAAN: Benarkah INDONESIA Tidak Pernah Punya Pemimpin Seperti Fir’aun, Haman dan Qarun?
Talk show tersebut diinisiasi oleh Konstruksi Media dengan berkolaborasi bersama Dirjen Kelembagaan dan Sumber Daya Konstruksi, Perwakilan dari Konsultan yakni DM Consultant, Produsen Baja Ringan yakni PT Kencana Maju Bersama dan PT Sunrise Steel.
Managing Director Konstruksi Media Bahar Yahya mengatakan, talkshow ini mengusung tema ‘Baja Ringan Inovatif dengan Bahan Berkualitas Tinggi untuk Konstruksi Lebih Baik’, bertujuan untuk memberikan ruang kepada dunia usaha.
"Khususnya pada sektor konstruksi industri pendukung lainnya untuk mendapatkan informasi up to date tentang peluang dan tantangan dunia baja. Sehingga Kami ingin memberikan pengarahan sekaligus membuka informasi tentang peluang di sektor konstruksi dan turunannya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan



