TNI AD Akui Oknum Anggotanya Terlibat Pembunuhan Wanita di Pondok Aren Tangsel

AKURAT BANTEN - TNI Angkatan Darat (AD) mengakui keterlibatan anggotanya dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap wanita muda bernama Novi di Jalan Bonjol, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Oknum aparat itu berinisial TS, berpangkat Prajurit Satu (Pratu).
Hal itu diungkapkan Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Inf Deki R Putra. Ia mengatakan, TS merupakan anggota TNI AD dari Kesatuan Kostrad Yonif 318.
Baca Juga: Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakan Pondok Aren Tangsel
"Diperoleh keterangan bahwa selama meninggalkan Satuan, yang bersangkutan melakukan tindakan kekerasan atau penganiayaan kepada rekan wanitanya yang mengakibatkan meninggal dunia," ujar Deki kepada Akurat, Jumat (31/01/2025).
Deki mengungkapkan, TS telah mangkir dari tugasnya sejak 19 Januari 2025. Atas tindakan disersi tersebut, TS diamankan di daerah Medang pada 28 Januari. Saat dilakukan pemeriksaan, TS mengaku tengah mengalami masalah dengan kekasihnya yakni Novi, hingga melakukan tindakan penganiayaan.
"Selanjutnya pihak Satuan berkoordinasi dengan Denpom Jaya 1 Tangerang untuk mengecek ke TKP yang disampaikan oleh yang bersangkutan," ujar Deki.
"Dan benar ditemukan korban di TKP, maka segera dievakusi ke RSUD Tangerang untuk autopsi," sambungnya.
Baca Juga: WN Korsel Divonis 12 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Petugas Imigrasi di Apartemen Tangerang
Saat ini, TS masih dilakukan pemeriksaan leih lanjut. Deki berujar, TNI akan mengusut tuntas kasus pembunuhan ini secara transparan.
"Pimpinan TNI AD sesuai dengan komitmennya akan memproses anggota sesuai ketentuan yang berlaku apabila ditemukan bukti hasil pemeriksaan yang menunjukkan tindakan melanggar hukum," tegas Deki.
Baca Juga: Setahun Tidak Pulang, Casis Bintara TNI AL Ternyata Tewas Dibunuh
Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita bernama Novi ditemukan tewas membusuk di sebuah rumah kontrakan yang terletak di Kampung Bonjol, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Diketahui, perempuan tersebut bernama Novi.
Penemuan mayat itu terjadi pada Kamis (31/01/2025). Terkuaknya jasad Novi yang belum diketahui penyebab tewasnya ini berawal dari ketidaknyamanan warga atas aroma tak sedap beberapa hari belakangan. Sekitar dua hari kondisi itu berlangsung, tiba-tiba rumah kontrakan di gang sempit itu didatangi oleh banyak aparat.
Baca Juga: Dituduh Maling, Pria di Ciputat Tewas Ditusuk Massa
Berdasarkan kesaksian warga, Yohanes menceritakan, korban dievakuasi oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI itu dilakukan pada Kamis, siang.
Saat proses evakuasi berjalan, warga beserta anggota Polri dilarang mendekati rumah kontrakan yang berada di gang sempit tersebut. Bahkan, warga sekitar dilarang untuk keluar rumah dan merekam proses evakuasi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 2Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 3Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 4Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 5Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 6Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini
- 7KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
- 8Saiful Milah Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Baru
- 9Mikel Arteta Disebut Mulai Jadi “Ferguson” di Premier League, Responsnya Bikin Penasaran
- 10Cristiano Ronaldo Tetap Dipanggil Jorge Jesus, tapi Ada Syarat Tegas: Bintang Portugal Tak Dapat Keistimewaan





