Polres Tangsel Bekuk Pelaku Penyiraman Air Keras ke Polisi

AKURAT BANTEN - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) telah menangkap terduga pelaku penyiraman air keras terhadap anggota polisi saat membubarkan aksi tawuran di wilayah Ciputat.
"Pelaku sudah diamankan," ujar Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq, dikutip Kamis (23/01/2025).
Baca Juga: Anggota Polisi Disiram Air Keras Saat Bubarkan Aksi Tawuran di Ciputat Tangsel
Namun Bambang belum dapat menjelaskan terkait jumlah dan identitas terduga pelaku yang diamankan. Sebab katanya, orang yang ditangkap itu masih dalam proses pemeriksaan.
"Saat ini penanganannya oleh Satreskrim Polres Tangerang Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelas Bambang.
Baca Juga: Polres Tangsel Bentuk Tim Khusus untuk Buru Pelaku Penyiraman Air Keras ke Polisi di Ciputat
Sebagai informasi, anggota polisi menjadi korban penyiraman diduga air keras saat membubarkan aksi tawuran di Jalan Perbatasan antara wilayah Kecamatan Ciputat dan Pamulang pada Kamis (16/01/2025) pukul 04.00 WIB.
Dalam peristiwa itu, satu polisi menjadi korban yakni yakni Briptu Fadel Ramos dan mitra polisi bernama Dion Saputra.
Baca Juga: Polres Tangsel Kantongi Identitas Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Polisi di Ciputat
Kejadian ini berawal saat Tim Opsnal Polsek Ciputat Timur melakukan patroli siber di media sosial Instagram untuk memonitoring gejala tawuran antarkelompok yang berawal dari chat dunia maya.
Dari hasil monitoring di media sosial itu, polisi mendapati adanya gejala bentrokan antara kelompok SCBD Team dan kubu Pasundan yang akan berlangsung di Jalan Raya Cirendeu, Ciputat. Kemudian, Tim Opsnal bergegas menuju titik lokasi bentrokan sekitar pukul 03.00 WIB.
Baca Juga: Polda Metro Dalami Sumber Air Keras yang Lukai Polisi saat Bubarkan Tawuran di Tangsel
Tim Opsnal itu terdiri dari Ipda Jajat dan Briptu Donny yang menunggangi mobil viper, sedangkan Ipda Winra, Briptu Fadel Ramo dan Dion Saputra mengendari sepeda motor.
Setibanya di lokasi, kepolisian melihat segerombolan kelompok remaja yang datang dari arah Pamulang dengan membawa senjata tajam.
Melihat puluhan kendaraan itu, Tim Opsnal berupaya menghalau laju kelompok tersebut. Alih-alih membubarkan diri, kelompok bersenjata itu justru menyerang polisi. Briptu Fadel Ramo dan Dion Saputra yang berboncengan dalam satu motor mendapati serangan berupa sabetan senjata tajam dan penyiraman cairan diduga air keras.
Kedua polisi itu tak dapat membendung pengeroyokan itu dan memutuskan untuk kabur meninggalkan sepeda motor yang dikendarainya.
Baca Juga: Motif Perampokan SPBU Shell Bintaro, Terduga Pelaku Terjerat Pinjol
Atas kejadian tersebut, Briptu Fadel Ramos dan Dion Saputra mengalami luka akibat siraman air keras dan luka sabetan sajam di lengannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 7Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan


